Gara-Gara Ayam, Tiga Pekerja Kandang di Abiansemal Dikeroyok: Polisi Amankan 5 Pelaku

Andre Sulla • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:49 WIB
Tiga pekerja kandang ayam menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang tak dikenal di area parkir Kandang Ayam Boiler, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Selasa (18/8). Polisi sedang menyelidiki identitas para pelaku.(Istimewa)
Tiga pekerja kandang ayam menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang tak dikenal di area parkir Kandang Ayam Boiler, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Selasa (18/8). Polisi sedang menyelidiki identitas para pelaku.(Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com — Kasus pengeroyokan tiga pekerja kandang ayam boiler di Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, mulai menemui titik terang.

Polsek Abiansemal telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Mereka diamankan Kamis (20/8) dan masih berstatus terduga pelaku serta menjalani pemeriksaan untuk mengungkap peran masing-masing dalam insiden Selasa (18/8) sekitar pukul 01.30 WITA.
 
Ps Kasubsipenmas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan pengamanan kelima orang tersebut hasil pengembangan penyelidikan. 

"Yang jelas sudah ada lima terduga pelaku yang dimintai keterangan dan diamankan di Polsek Abiansemal," ujarnya, Jumat (21/8).

Identitas dan peran mereka masih didalami; polisi tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku bertambah.
 
Kasus bermula sekitar pukul 01.40, saat INP (45) dan kernet IKW (38) mengendarai mobil pikap pengangkut ayam melintas di Banjar Tebajero, Desa Taman.

Kendaraan dihentikan sekelompok orang yang meminta ayam.

Karena tidak membawa ayam yang diminta, INP menjawab tidak ada. 

Saat hendak melanjutkan perjalanan, terdengar suara kendaraan ditendang.

Tidak ada yang mengaku, keduanya lanjut ke kandang ayam.
 
Sekitar 15 menit kemudian, sekelompok orang mendatangi kandang dan menanyakan siapa yang melintas.

INP mengaku, lalu ia bersama dua pekerja lainnya — INPA (28) dan PAS (29) — langsung dipukuli.

Aksi tersebut terekam CCTV dan beredar di media sosial. Bahkan INPA yang sedang tidur di posko didatangi sekitar 10 orang dan dipukul di perut kanan serta rahang belakang.
 
Akibat pengeroyokan:

- INP: memar rahang kiri, leher belakang, nyeri dada

- INPA: sakit perut kanan bawah, memar leher kanan belakang

- PAS: memar dan luka di atas mata kanan
 
INP dan INPA mendapat perawatan di Puskesmas IV Abiansemal, sedangkan PAS dirujuk ke RS Bindu Husada.

Polisi menduga insiden bermula dari kejadian di Tebajero, namun motif keseluruhan masih didalami. 

Penyidik terus mengurai rangkaian peristiwa mulai dari penghentian mobil, permintaan ayam, penendangan kendaraan, hingga pengeroyokan di kandang.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
kandang ayam ayam boiler polsek abiansemal pengeroyokan badung