Penemuan Mayat Gegerkan Warga, Ternyata Korban Terseret dari Pantai Cemagi, Ditemukan di Pantai Nyanyi
Juliadi Radar Bali• Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:05 WIB
Buruh proyek bernama Akhmad Romli ditemukan tewas terseret arus Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kediri tabanan, Bali, kemarin.
Radarbadung.jawapos.com- Warga dan pengunjung Pantai Nyanyi geger dengan penemuan mayat di pinggir pantai, Jumat kemarin (29/8/2025).
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan pertama kali oleh I Ketut Subagan Sebuten, 69, yang saat itu tengah berolahraga pagi. Posisi mayat dalam kondisi telungkup dan penuh luka.
Atas kejadian itu, saksi kemudian menghubungi security di Villa Oshom yang tak jauh dari lokasi penemuan mayat yang awalnya tanpa indetitas itu dan melaporkan ke Polsek Kediri.
Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan lokasi penemuan mayat tanpa identitas itu berada di Pantai Nyanyi, Banjar Dinas Nyanyi, Desa Beraban, Kediri sekitar pukul 08.00 wita.
Posisi mayat ditemukan pertama kali telungkup di bibir pantai. Dimana ditemukan oleh saksi I Ketut Subagan Sebuten.
"Saksi ini olahraga lari pagi, tapi tidak sengaja temukan mayat dengan kondisi penuh luka dengan memakai baju berwan biru dan tubuh ada tato bagian punggung," ungkapnya.
Selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan visum luar dan koordinasi dengan pihak Basarnas dan Polsek Mengwi, ternyata mayat tanpa identitas yang ditemukan di Pantai Nyanyi adalah warga Jember.
Korban tenggelam terseret arus di Pantai Cemagi, Mengwi. Korban bernama Akhmad Romli, 34, asal Dusun Kapuran, Puger Jember.
Korban ini adalah seorang buruh banguan. Korban tenggelam bersama dua orang buruh lainnya.
"Jadi baru dua orang korban tenggelam berhasil ditemukan yakni Akhmad Romli dan Muhammad Rohmat. Sisanya satu orang belum ditemukan," pungkasnya.***
MEMUKAU: Alvaro dan Elvira tampil kompak dengan gitar dan biola serta suara emasnya. Editor : Donny Tabelak