Radarbadung.jawapos.com– Kecelakaan lalu lintas terjadi dua kali di tempat berbeda di wilayah Polres Badung.
Kejadian pertama, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DK 4143 RB diseruduk mobil Mitsubishi Pajero DK 1789 ED, di Jalan Raya Darmasaba, tepatnya di Banjar Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (7/9) sekitar pukul 02.30 WITA.
Mobil Pajero terbalik dan sang pengemudi alami pada tulang tangan dan luka terbuka di kepala. Sementara pengendara motor vario meninggal.
Selain itu, Kabar duka menyelimuti keluarga dua pemuda masing-masing bernama Ahmad Firdaus, 19, dan I Kadek Yudi Apriawan, 20.
Kedua pemuda itu ditemukan meninggal setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Denpasar–Singaraja, tepatnya di depan Konveksi Sandang Jaya, Lingkungan Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Badung, Jumat 5 September 2025 sekitar pukul 23.45 WITA.
Kasat Lantas Polres Badung, AKP Ni Luh Tiviasih, membenarkan adanya dua kejadian tersebut.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika mobil Mitsubishi Pajero yang dikemudikan IDMAKY, 24, warga Kerobokan Kaja, Kuta Utara, melaju dari arah utara ke selatan.
Saat melintasi jalan bergelombang, pengemudi Pajero diduga hilang kendali karena kaget memutar setir.
Mobil pun oleng ke kanan, terseret ke arah depan kanan, dan menabrak sepeda motor Honda Vario yang dikendarai IPEM, 23, asal Desa Selat, Susut, Bangli, yang datang dari arah berlawanan.
Usai menabrak, mobil Pajero tersebut terbalik di pinggir barat jalan. "Akibat kejadian itu, pengemudi Pajero mengalami patah tangan kanan, luka terbuka di kepala, serta luka di bibir, dan langsung dilarikan ke RS Garda Medika," kisahnya.
Sementara, pengendara Honda Vario mengalami luka serius berupa patah kaki kanan dan luka terbuka di kening.
Pengendara motor sempat mendapat perawatan di RS Mangusada, namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Polisi mencatat kerugian materiil akibat kecelakaan ini mencapai Rp 50 juta. Hingga kini, Unit Laka Satlantas Polres Badung masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait faktor kelalaian dan kecepatan kendaraan yang diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan maut ini.
Selain itu, kabar duka menyelimuti keluarga dua pemuda Ahmad Firdaus, 19, dan I Kadek Yudi Apriawan, 20.
Keduanya ditemukan meninggal setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Denpasar–Singaraja, tepatnya di depan Konveksi Sandang Jaya, Lingkungan Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Badung, beberapa hari sebelumnya.
AKP Ni Luh Tiviasih, menjelaskan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DK 2813 ABS yang dikendarai Firdaus, asal Peguyangan, Denpasar Utara, membonceng Yudi, warga Kapal, Mengwi.
Sedangkan lawannya adalah mobil Daihatsu Xenia DK 1834 JY yang dikemudikan Yofi Irawadu, 31, warga Jalan Padang Galak No.18, Kesiman Petilan, Denpasar Timur.
Sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah utara ke selatan. Saat mendekati TKP, motor diduga kehilangan kendali hingga melewati as jalan.
"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil Xenia sehingga terjadi tabrakan keras,” terang Tiviasih.
Benturan keras membuat Firdaus dan Yudi terpelanting. "Keduanya mengalami luka serius di kepala dan tubuh, hingga meninggal dunia di lokasi kejadian," lagi tambah Kasat Lantas. Sementara pengemudi mobil dilaporkan selamat.
Jenazah kedua pemuda ini telah dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga kecepatan, dan mematuhi aturan lalu lintas, mengingat ruas Jalan Raya Denpasar–Singaraja dikenal rawan kecelakaan pada malam hari.
"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Laka Satlantas Polres Badung,” tutup AKP Tiviasih.***