Dari Tabanan, Lima Rumah dan Kios Hancur karena Hujan Deras, Ada Setra yang Tergerus Air Sungai
Juliadi Radar Bali• Rabu, 10 September 2025 | 23:05 WIB
Kondisi lima rumah dan kios di Perumahan Lembah Sanggulan, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan.
Radarbadung.jawapos.com- Hujan yang mengguyur Tabanan, Bali sejak Minggu malam hingga Rabu hari ini (10/9/2025), menyebabkan lima bangunan rumah dan kios rusak parah.
Kejadiannya di Perumahan Lembah Sanggulan, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan rusak parah setelah tergerus air sungai.
Peristiwa lima bangunan rumah dan kios yang hancur porak-poranda, itu tergerus oleh derasnya aliran air sungai Air Yeh Dati. Sehingga barang dan seisi rumah tak bisa diselamatkan oleh pemilik.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Selasa (10/9), warga pemilik bangunan rumah dan kios yang rusak diantaranya milik Agus Toni Apriono, 34, Dianang Supanji, 46 pengontrak rumah dengan pemilik Ida Ayu Widiatmika, Susiani, 53, Ibu Wa'Ida, 55, dan Choirul Anam, 39.
Meski berhasil selamat, kelima korban itu kini sudah mengungsi ke rumah keluarga.
Salah seorang korban pemilik bangunan kios Susiani mengaku kejadiannya seketika, hanya hitungan menit.
Ia awal tidur didalam kios bersama dengan cucunya dan suaminya. Karena hujan deras, melihat air sungai Yeh Dati sudah meluap keluar ke jalan.
Baru kemudian tetangga menggedor pintu kios memberitahukan kondisi dan posisi kios sudah tidak aman.
"Belum saya sempat bergegas evakuasi barang-barang kios, langsung kios ambruk tergerus luapan air sungai bersama empat bangunan rumah lainnya," ungkapnya.
"Kami sudah laporkan kepada BPBD Tabanan soal kejadian itu. Agar secepatnya bisa ditanggulangi, untuk membuat senderan panggiran setra yang berbatas dengan aliran sungai," ungkapnya.
Sementara, tanah setra yang tergerus dan masih terlihatnya adanya jenazah untuk penanganan. Pihaknya masih menutup dengan terpal sementara waktu.
"Kami sudah penanggulangan sementara ada beberapa jenazah yang sudah dilakukan penguburan kembali, tanah-tanah ditutup dengan terpal sementara," tuturnya.
Bahkan pihaknya akan menggelar upacara nanti jika sudah penanganan dilakukan terhadap tanah setra yang tergerus. "Upacara baru sebatas matur piuning sudah dilakukan warga," tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan sesuai laporan yang masuk kepada pihaknya ada beberapa kejadian bencana alam yang terjadi di wilayah Polsek Kediri.
Diantaranya banjir berada Perumahan Nakula dan Perumahan Panorama, Desa Sanggulan.
Kemudian air sungai meluap di Perumahan Griya Manik Asri Jadi 2, Desa Banjar Anyar, bangunan rumah di Lingkungan Banjar Lembah Sanggulan, Perumahan Taman Pertiwi, Jalan Ciung Wanara Banjar Anyar, Jalan Cendrawasih hingga wilayah banjir berada di wilayah Tabanan.
"Saat ini personil kami di lapangan masih membantu warga untuk melakukan evakuasi," pungkasnya.***
Dario Essugo mengunggah kabar terbaru dari rumah sakit pada hari Selasa setelah menjalani operasi pada masalah paha yang dialaminya. Editor : Donny Tabelak