Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Lapor Pak! Shortcut Singaraja-Mengwitani Titik 9 dan 10 Masih Tender

Francelino Junior • Senin, 29 September 2025 | 15:07 WIB

 

Lokasi titik awal Shortcut Singaraja-Mengwitani titik 9 dan 10. Proyek ini sedang tender dan dikerjakan 2026.
Lokasi titik awal Shortcut Singaraja-Mengwitani titik 9 dan 10. Proyek ini sedang tender dan dikerjakan 2026.

Radarbadung.jawapos.com- Jalan pintas (Shortcut) Singaraja-Mengwitani dipastikan berlanjut pengerjaannya.

Hal ini ditegaskan Gubernur Bali, Wayan Koster yang mengatakan kalau lanjutan proyeknya, yakni titik 9 dan 10, sudah masuk dalam tahap tender. Pengerjaannya diharapkan terjadi pada 2026.

Titik 9-12 merupakan proyek shortcut yang masih tersisa di wilayah Kabupaten Buleleng.

Sedangkan yang sudah rampung, utamanya di wilayah Bali utara, yakni 5, 6, 7A-E, dan 8. Sedangkan titik lainnya berada di wilayah Kabupaten Tabanan, yakni 3 dan 4.

”Mengenai shortcut, saya sudah mengharap menteri PU. Sedang tender titik 9 dan 10. Tadi saya telepon kepala balai jalan (BBPJN Jawa Timur-Bali), kontrak paling lambat akhir Oktober tahun ini,” ungkap Koster usai kunjungan ke kawasan Turyapada Tower pada Sabtu (27/9).

Ia mengungkapkan, pengerjaan jalan pintas titik ini dilakukan dalam dua tahap atau multi years.

Alasannya, karena medan yang sulit, belum lagi panjangnya lintasan karena titik awalnya berada di dekat Gitgit Twin Waterfall dan SDN 4 Gitgit, sedangkan akhirnya ada di dekat Dukuh Waterfall.

Tentu dengan berlanjutnya jalan pintas itu, maka akses transportasi dari Singaraja menuju ke Denpasar maupun sebaliknya, dapat lebih lancar, nyaman, juga efektif waktu.

Seperti kelakar Gubernur Koster di Buleleng pada April lalu, pang aluh berangkat ke Denpasar dan balik ke Buleleng gak pake mules lagi.

”Anggaran untuk shortcut titik 9 dan 10 Rp773 miliar. Untuk tahap I Rp503 miliar, tahap II Rp270 miliar. Pengerjaan 2026 sampai 2027, tapi tendernya sekaligus tahun ini,” lanjutnya.

Koster berharap titik 11 dan 12 akan berjalan pengerjaannya pada 2028-2029. Untuk pembebasan lahan akan dilakukan pada 2027, dengan APBD Provinsi Bali sekitar Rp 80 miliar.

Sehingga ketika akses jalan pintas ini selesai dikerjakan, maka aksesibilitas Singaraja-Denpasar diyakini lancar.

Ditambah Pemerintah Provinsi Bali akan membuat shuttle bus Singaraja-Denpasar, yang mendukung masyarakat Buleleng pulang pergi, tanpa harus kost di Bali selatan.***

Peserta wisata gratis “Ayo ke Magelang... Dolan Ro Jajan” menyimak penjelasan pemandu saat mengunjungi ruang pamer di Museum BPK RI, Minggu (28/9/2025).
Peserta wisata gratis “Ayo ke Magelang... Dolan Ro Jajan” menyimak penjelasan pemandu saat mengunjungi ruang pamer di Museum BPK RI, Minggu (28/9/2025).
Editor : Donny Tabelak
#turyapada tower #gubernur bali #jalan pintas #wayan koster #shortcut singaraja-mengwitani #tender