Heboh, Asisten Rumah Tangga di Gianyar Bali Melahirkan lalu Banyinya Dikubur di Bawah Pelinggih
Ida Bagus Indra Prasetia• Selasa, 7 Oktober 2025 | 22:57 WIB
Suasana tempat kejadian perkara penemuan jasad bayi di Jalan Subak Belaki, Batubulan Kangin, Gianyar, pada Senin (6/10). Polisi memasang garis polisi.
Radarbadung.jawapos.com– Warga di Jalan Subak Belaki, Batubulan Kangin, Sukawati, Bali, pada Senin kemarin (6/10) digemparkan penemuan jasad bayi.
Setelah diselidiki polisi, ternyata bayi tersebut dilahirkan seorang asisten rumah tangga berinisial R.
R melahirkan seorang bayi laki-laki di rumah majikan tanpa bantuan tenaga medis pada Sabtu (4/10).
Usai melahirkan, jasad bayi diduga dibungkus plastik dan kardus. Kemudian ditanam di bawah pelinggih rumah majikannya.
Peristiwa ini terungkap berawal usai R melahirkan dalam kondisi lemas. R yang merupakan warga Nusa Tenggara Barat (NTB), kemudian berobat ke rumah sakit di bilangan Batubulan.
R selanjutnya menghubungi pacarnya inisial GA untuk diantar berobat. Bidan setempat mendapati adanya kejanggalan saat R memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa R baru saja melahirkan, meski sebelumnya ia sempat mengelak.
”Sama bidan dibilang sudah melahirkan. Yang perempuan awalnya berbelit, tapi yang laki-laki (pacarnya inisial GA, red) jujur dari awal bahwa mereka berpacaran,” ungkap saksi Gusti Suardita- adik majikan tempat R bekerja.
Menurut keterangan saksi, R diduga melahirkan sendiri di ruang tamu rumah tempatnya bekerja.
Setelah melahirkan, bayi malang itu diduga sempat diletakkan di ember, kemudian dibungkus dengan plastik sampah hitam. Lalu dimasukkan ke dalam kardus.
”Kalau melahirkan di rumah sakit, dia tidak bisa bohong. Akhirnya dicari tahu, dan si perempuan baru mau mengaku,” tambah Suardita.
Dari informasi yang dihimpun, ari-ari bayi tersebut dipotong sendiri oleh R. Sementara dari pengakuan sang pacar berinisial GA, bayi yang dilahirkan sudah dalam kondisi membiru saat ia menemui R.
Diduga, R berusaha menutupi kelahirannya dengan membersihkan bercak darah di rumah. Bahkan, rekaman CCTV di rumah disebut telah dicabut.
Kasus ini terungkap setelah pihak bidan melapor kepada kepala lingkungan (kaling) setempat karena curiga terhadap kondisi R.
Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa bayi telah dikubur secara diam-diam di lingkungan Batubulan Kangin.
Petugas kemudian melakukan penggalian pada kuburan bayi itu Senin (6/10). Petugas menemukan jasad bayi tersebut.