Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Pernah Ditanami Pohon karena Tak Pernah Diperbaiki Pemerintah, Jalan Desa Lokapaksa - Ularan Kini Sudah Mulus

Francelino Junior • Jumat, 7 November 2025 | 23:25 WIB

 

Rombongan Pemkab Buleleng ketika melintasi Jalan Lokapaksa-Ularan yang telah diperbaiki. Kini jalur itu telah mulus, meski baru 1,2 kilometer.
Rombongan Pemkab Buleleng ketika melintasi Jalan Lokapaksa-Ularan yang telah diperbaiki. Kini jalur itu telah mulus, meski baru 1,2 kilometer.

Radarbadung.jawapos.com- Jalan Desa Lokapaksa-Ularan di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng kini sudah tak rusak lagi. Sebab Pemerintah Kabupaten Buleleng sudah memperbaikinya dengan hotmix.

Akses warga ini sudah rusak puluhan tahun, bahkan sempat ditanami pohon pisang. 

Menurut salah satu masyarakat, ruas jalan ini tidak bisa dibilang rusak. Tetapi lebih tepatnya, ruas jalan selebar 6,5 meter berstatus jalan kabupaten, sama sekali belum pernah tersentuh perkerasan.

Padahal jalan ini merupakan jalur alternatif dan kerap dimanfaatkan masyarakat, khususnya saat musim petik cengkeh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akhirnya memberikan perhatian pada Juli 2025.

 Baca Juga: Rudapaksa Anak Disabiltas, Ayah Tiri Bejat Diganjar 11 Tahun Bui

”Sebelumnya, kebanyakan warga memilih memutar. Jaraknya mencapai 20 menit. Sedangkan setelah diaspalnya jalan alternatif ini, jarak tempuhnya hanya lima menit. Dulu karena kesal, masyarakat sempat tanam pohon pisang pada 2017,” ujar Putu Rastika pada Kamis (6/11).

Pasca perbaikan, ruas jalan ini tidak hanya dimanfaatkan masyarakat Desa Lokapaksa.

Namun masyarakat dari empat desa tetangga, turut memanfaatkan jalur ini. Seperti Desa Unggahan, Ularan, Sepang, termasuk Pangkungparuk. 

Perbaikan jalan ini disebut hasil koordinasi antara perbekel Desa Lokapaksa dan Ularan, untuk bersama-sama mengajukan proposal ke Pemkab Buleleng.

Karena kalau musim hujan, jalurnya tersebut menjadi rusak sangat parah. Bahkan menimbulkan kubangan yang cukup dalam. 

”Setelah jalan, selanjutnya adalah pekerjaan pembuatan drainase. Mengenai hal ini, titik pembuangan air sudah dipetakan. Nantinya akan diarahkan ke tanah warga yang tidak ditempati,” kata Perbekel Desa Lokapaksa, Putu Dodik Tryana. 

Terpisah, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, kalau progres perbaikan jalan itu sudah 99 persen.

Ia tak memungkiri, jika jalur tersebut memang mengalami kerusakan parah dengan kondisi medan ekstrem.

Bahkan akibatnya, tak sedikit warga yang mengalami kecelakaan akibat kondisi tersebut. Selain berdampak pada pengangkutan hasil panen, yang tidak maksimal. 

”Oleh sebab itu, setelah dilantik kami prioritaskan agar ruas jalan ini mendapat perbaikan. Dari panjang jalan enam kilometer, saat ini baru 1,2 kilometer yang diperbaiki dengan anggaran Rp2 miliar. Perbaikan sisanya, akan dilanjutkan pada APBD 2026,” ungkapnya.***

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau rumah yang diperbaiki berkat bantuan CSR PT Djarum
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau rumah yang diperbaiki berkat bantuan CSR PT Djarum
Editor : Donny Tabelak
#pemkab buleleng #perbekel #jalan rusak #jalan desa