Radarbadung.jawapos.com- Diduga karena tidak memperhatikan adanya kabel induk listrik PLN di dekat bangunan tempatnya bekerja, I Nyoman Supartiasa, 50, warga Banjar Dinas Tukad Pule, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng tewas tersengat.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu kemarin (9/11) sekitar pukul 16.00 Wita, namun baru dilaporkan pada Kamis k (13/11) sekitar pukul 12.30 Wita.
Korban yang merupakan buruh bangunan, melakukan aktivitas pemasangan atap rumah milik Putu Suartawan di Banjar Dinas Tukad Pule, Desa Sanggalangit.
Diketahui Supartiasa bekerja dengan Putu Agus Swandana, 27, sejak pukul 07.30 Wita hingga 16.30 Wita.
Saat proses pemasangan atap berbahan baja ringan, korban tidak memperhatikan adanya kabel induk listrik PLN yang berdekatan dengan bangunan.
”Kap baja yang diangkat korban kemudian menyentuh kabel listrik tersebut, sehingga korban tersengat arus listrik dan terjatuh,” ujar Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi pada Kamis (13/11).
Melihat kejadian itu, Agus Swandana segera meminta bantuan kepada pemilik rumah, untuk menolong korban dan membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.
Korban dinyatakan mengalami luka bakar pada kedua tangan, sehingga dirujuk ke RSUD Buleleng.
Kondisi korban yang parah, kemudian membuatnya dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah (RSUP Sanglah).
Tetapi kemudian Supartiasa dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (13/11) sekitar pukul 04.00 Wita.
”Diduga korban lalai saat bekerja, sehingga terjadi kecelakaan kerja yang menyebabkan korban tersengat arus listrik,” lanjut Kompol Derawi.
Polisi mengimbau kepada masyarakat, untuk memperhatikan kondisi sekitar, apabila bekerja dekat dengan kabel induk maupun tiang listrik PLN.
Apalagi dalam waktu dekat, umat Hindu akan memasang penjor serangkaian dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Sehingga ketika memasang penjor, wajib diperhatikan keamanannya, untuk keselamatan bersama.***