Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Banjir Porak-poranda Pesisir Pantai Crystal Bay, Aktivitas Wisata Terhenti Sementara

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 10 Desember 2025 | 21:28 WIB
Petugas gabungan membersihkan sisa material karena banjir di pesisir Pantai Crystal Bay, Nusa Penida.
Petugas gabungan membersihkan sisa material karena banjir di pesisir Pantai Crystal Bay, Nusa Penida.

Radarbadung.jawapos.com- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali, menyebabkan terjadinya banjir pada Senin lalu (8/12) sekitar pukul 22.00.

Banjir yang membawa material lumpur pekat, pasir halus, batu kecil hingga ranting dan kayu tersebut bermuara di pesisir Pantai Crystal Bay, Nusa Penida.

Sebanyak 36 warung yang ada di pesisir pantai tidak luput dari bencana tersebut, sehingga aktivitas perekonomian di kawasan itu terhenti hingga Selasa kemarin (9/12).

Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma, Selasa (9/12) menuturkan, hujan deras mengguyur Kecamatan Nusa Penida, Senin (8/12).

Air hujan yang mengalir di aliran air pegunungan dan perbukitan bagian timur meluap, dan mengalir deras menuju kawasan pantai.

Banjir kiriman membawa material menumpuk di area parkiran dan masuk ke sejumlah kios warga sehingga menghambat aktivitas ekonomi, serta menutup sebagian akses jalan menuju pantai.

”Pembersihan dilakukan menggunakan alat manual seperti sekop, cangkul, ember, serta mesin sensor untuk memotong ranting kayu berukuran besar yang tersangkut di sekitar parkiran dan depan kios. Warga pemilik kios juga sibuk membersihkan bagian dalam kios, mengeluarkan barang-barang basah, serta membuang lumpur yang menumpuk setebal 5–10 cm,” bebernya.

Hingga siang hari, sekitar 75 persen area parkiran sudah dapat kembali digunakan. Meski masih terdapat lapisan lumpur tipis di beberapa titik.

Sementara itu, sejumlah kios masih menjalani proses pengeringan dan penataan ulang karena endapan lumpur di bagian dalam cukup tebal.

”Akses jalan menuju Pantai Crystal Bay juga telah dibersihkan dari lumpur dan material kayu yang sempat menyebabkan kondisi licin dan berbahaya. Untuk sementara, aktivitas wisatawan masih dihentikan sementara demi kelancaran proses pembersihan dan keamanan di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Klungkung, I Putu Widiada menambahkan, ada sebanyak 36 warung yang berada di pesisir pantai terendam air dan lumpur yang mengakibatkan beberapa barang elektronik seperti kulkas dan freezer mengalami kerusakan.

”Perkiraan kerugian akibat banjir masih dalam proses perhitungan. Nihil korban jiwa,” terangnya.***

 

Editor : Donny Tabelak
#Nusa Penida #hujan deras #Pantai Crystal Bay #bpbd klungkung #banjir