Radarbadung.jawapos.com- Seekor anjing tiba-tiba mengamuk dan menggigit 12 warga Banjar Sulahan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, Minggu lalu (14/12).
Bahkan akibat peristiwa digigit anjing tersebut, seorang lansia berusia 84 tahun, I Dewa Ayu Ketut Ada tidak hanya menderita luka gigitan, tetapi juga patah tulang paha kiri lantaran terjatuh saat digigit anjing.
Kepala Dusun Sulahan, I Nengah Sueka Putra, Senin kemarin (15/12) menuturkan, peristiwa itu bermula dari digigitnya seorang penjual sate ayam, Samsuri.
Setelah itu, anjing berbulu hitam dan putih itu menggigit warga lainnya baik yang sedang beraktivitas di luar maupun dalam rumah.
”Saya menerima laporan masyarakat sekitar pukul 17.00. Hingga malam, 7 orang yang tergigit, kemudian bertambah lagi 5 saat pendampingan di puskesmas. Banyak yang digigit saat berada di jalan,” terangnya.
Parahnya, ulah anjing tersebut membuat I Dewa Ayu Ketut Ada yang telah berusia 84 tahun harus dilarikan ke RSUD Bangli akibat mengalami sejumlah luka dan patah kaki saat digigit anjing.
”Datang ke IGD pada pukul 19.26 dengan keluhan nyeri pada paha kanan disertai luka robek di betis kanan maupun patah tulang tertutup pada paha kiri. Keluarga mengatakan pasien terjatuh saat digigit anjing liar sebelum masuk rumah sakit,” terang Humas RSUD Bangli, Sang Kompyang Ari Wijaya.
Menurut Putra, belasan warga yang digigit anjing diduga rabies itu telah mendapat vaksin anti rabies (VAR) di Puskesmas Susut 2.
Hingga saat ini, tidak ada satu pun warga yang menunjukkan gejala rabies hingga hari ini.
Meski demikian, mereka masih menunggu hasil laboratorium sampel otak anjing yang menggigit mereka yang diperiksa di Balai Besar Veteriner.
”Diperkirakan sore ini hasilnya keluar. Kami masih menelusuri siapa yang memiliki anjing ini,” tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak