Radarbadung.jawapos.com- Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) mewarnai awal tahun baru 2026 pada (1/1) sekitar pukul 00.20 Wita.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk KM 46,1 di wilayah Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Peristiwa ini melibatkan sepeda motor Honda Beat nomor polisi (nopol) DK 3798 UBI yang dikendarai I Putu Dude Saputra, 17, warga Desa Musi, Kecamatan Gerokgak.
Kemudian sepeda motor Yamaha King nopol N 5710 GZ yang dibawa I Putu Riski Agus Saputra, 18, warga Desa Penyabangan. Serta pejalan kaki yaitu Kadek Toni, 41, warga Desa Penyabangan.
Awalnya, Riski datang dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke timur (Singaraja). Di belakangnya ada Dude, berjalan beriringan. Saat itu kondisi permukaan jalan kering dan pandangan tidak terhalang.
”Namun sampai di lokasi, sepeda motor Yamaha King berbelok ke kanan. Saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat langsung menabrak bagian belakangnya. Akibat benturan itu, kendaraan mengenai pejalan kaki di sebelah selatan jalan,” ujar Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi pada Kamis (1/1).
Kerasnya benturan membuat ketiga terkapar. Dude Saputra mengalami luka lecet pada kaki dan tangan, sempat dirawat di Puskesmas Gerokgak I, kemudian mendapatkan rawat jalan.
Riski mengalami patah pada punggung kaki kanan serta bengkak pada lengan kanan, sempat dirawat di Puskesmas Gerokgak I, kemudian dirujuk ke RS Kertha Usada.
Sedangkan Kadek Toni mengalami luka robek di kepala, kaki kanan, dan kaki kiri, serta retak di bawah lutut kanan.
Sempat dirawat di Puskesmas Gerokgak I, kemudian dirujuk ke RS Kertha Usada, lalu mendapatkan rawat jalan.
”Laka lantas terjadi, diduga karena kelalaian dan kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Beat, karena kurang menjaga jarak serta tidak melihat situasi di depannya,” tandas Kompol Derawi.***
Editor : Donny Tabelak