Curah Hujan Meningkat di Awal Tahun, BPBD Tabanan Ingatkan Warga Waspada
Juliadi Radar Bali• Rabu, 7 Januari 2026 | 11:05 WIB
Kondisi tanah longsor yang menutupi akses jalan di Banjar Dinas Asah Tegeh Desa Karya Sari, Kecamatan Pupuan, Tabanan.
Radarbadung.jawaposcom- Kepala BPBD Tabanan meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan ditengah kondisi cuaca ekstrem yang mulai terjadi pada bulan Januari ini.
Apalagi saat ini musibah tanah longsor dan pohon tumbang mulai terjadi dibeberapa wilayah di Tabanan.
Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menyebut mulai meningkatnya intensitas hujan yang mencapai 20 persen yang hampir terjadi dibeberapa wilayah di Tabanan. Maka pihaknya mengingatkan masyarakat untuk melakukan antisipasi.
Pasalnya curah hujan yang tinggi ini berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
"Selain itu kami juga telah menginformasikan kepada jajaran dan petugas penanggulangan bencana untuk siap siaga. Bilamana ada pengaduan atau laporan dari masyarakat terhadap bencana," ungkapnya, Selasa kemarin (6/1).
Diawal bulan Januari ini sudah terjadi bencana tanah longsor di Tabanan. Yakni material longsoran tanah menghalangi akses jalan yang terjadi Banjar Dinas Asah Tegeh Desa Karya Sari, Kecamatan Pupuan, pada 2 Januari lalu.
"Material longsor menutupi seluruh akses jalan menyebakan terputusnya sementara arus lalin," ujarnya.
Penanganan pembersihan material longsor sudah dilakukan petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Tabanan dibantu aparat TNI dan Polres Tabanan serta masyarakat.
"Akses jalan kabupaten itu kini sudah dapat dilalui masyarakat," ucapnya.
Srinadha Giri menambahkan meningkatnya curah hujan, masyarakat sejatinya dalam melakukan antisipasi dini. Salah satunnya yang dapat dilakukan dengan pembersihan saluran air got pada rumah atau saluran air.
Hal mudah lainnya peduli terhadap aliran sungai dengan tidak membuang sampah. Karena material sampah atau tumpukan sampah dapat mengganggu aliran sungai.
"Pada masyarakat yang tinggal diwilayah dataratinggi atau lereng perbukitan, tetap memantau kondisi prakiraan cuaca. Bila tempat tinggal berpotensi longsor, maka segera mungkin untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman," tandasnya.***