Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Digigit Anjing Rabies, Bocah 8 Tahun di Karangasem Meninggal

Zulfika Rahman • Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi, anjing menggigit bocah perempuan di Karangasem hingga meninggal. Diduga anjing terinfeksi penyakit rabies.
Ilustrasi, anjing menggigit bocah perempuan di Karangasem hingga meninggal. Diduga anjing terinfeksi penyakit rabies.

Radarbadung.jawapos.com- Salah seorang bocah berinisial NMRW asal Desa Labasari, Kecamatan Abang dinyatakan meninggal dunia pada Rabu lalu (7/1).

Diduga, bocah perempuan itu meninggal akibat terinfeksi penyakit rabies.

Informasi yang didapat, NMRW sempat dicakar anak anjing liar pada bagian kaki sekitar tiga bulan lalu.

Cakaran tersebut menimbulkan luka gores pada kaki NMRW. Peristiwa itu pun sempat dilaporkan kepada ibunya.

Oleh ibunya itu, luka tersebut hanya dicuci menggunakan air.

Selanjutnya kaki NMRW yang tergores itu diolesi lidah buaya.

Kondisi NMRW pun membaik. Karena kondisinya tak ada gejala apapun, pihak keluarga pun tak ada kecurigaan dan menganggap cakaran anjing tersebut tak berakibat fatal.

Namun pada Selasa (6/1) lalu, bocah delapan tahun itu mengalami demam usai pulang sekolah.

Saat itu kondisi NMRW lemas. Oleh pihak keluarga pun dibawa menuju Puskesmas. Di sana NMRW diberikan obat penurun demam.

Kondisi tersebut terus berlanjut. NMRW kesulitan meminum air bahkan memuntahkan kembali.

Keluhan takut air dan angin memutuskan pihak keluarga membawa ke klinik terdekat. Saat itu kondisinya kejang-kejang.

Karena kondisinya terus memburuk, pihak klinik merujuk NMRW ke RSUD Karangasem untuk mendapat pengobatan lebih lanjut.

Karena kondisi tersebut, pasien langsung mendapat perawatan intensif di ruang IGD sebelum akhirnya menjalani perawatan di ruang ICU.

Hingga keesokan harinya (Rabu), kondisi NMRW kondisinya tak stabil.

Kondisi pasien terus memburuk. Hingga akhirnya pada Rabu siang, pihak dokter RSUD Karangasem menyatakan NMRW meninggal dunia.

Direktur RSUD Karangasem, dr. Putu Angga Wirayogi membenarkan adanya pasien dengan kondisi tersebut.

Pihak RSUD Karangasem belum berani memastikan apakah pasien NMRW ini mengalami sakit akibat gigitan anjing yang terinfeksi rabies atau tidak.

”Ini baru suspek, kami belum bisa pastikan. Karena informasi yang kami terima, anjing yang menggigit tidak diketahui keberadaannya," kata dr. Putu Angga Wirayogi.***

Editor : Donny Tabelak
#rsud karangasem #anjing rabies #bocah tewas