Radarbadung.jawapos.com- Suasana pagi hari di Pantai Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada Kamis (15/1) mendadak heboh.
Sebab seorang perempuan diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menggendong bayi yang dilahirkannya, di bawah pohon ketapang di areal pantai.
Awalnya, Made Tanaya, 46, warga Desa Sangsit, Kecamatan Sawan tanpa sengaja melihat seorang perempuan menggendong bayi.
Ia curiga, bayi tersebut baru saja dilahirkan, sebab kondisinya lemah dan berada di lokasi terbuka.
Baca Juga: Sembunyi di Bali, Terpidana Korupsi Rp 1,4 Miliar dengan Modus Kredit Fiktif Berhasil DitangkapKhawatir terjadi sesuatu, Tanaya lalu memberitahukan ke warga sekitar yang kebetulan melintas di dekat lokasi.
Informasi ini lalu diteruskan ke kelian Banjar Dinas Pabean, Desa Sangsit serta bhabinkamtibmas Desa Sangsit.
Tak lama, Polsek Sawan beserta tim medis datang guna memeriksa kondisi dan bayi, kemudian mengevakuasi ke Puskesmas Sawan I.
”Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, kondisi ibu dalam keadaan sehat. Sementara bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2,9 kilogram dan panjang badan 43 centimeter, juga dinyatakan dalam kondisi sehat,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz.
Diketahui kalau perempuan yang melahirkan bayi tersebut bernama Neny Pungwam, asal Desa Asarbei, Kecamatan Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Berdasarkan informasi awal, perempuan tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Pihak kepolisian kini telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan lanjutan terhadap ibu dan bayi.
Termasuk aspek kesehatan dan perlindungan sosial.
”Penanganan dilakukan dengan mengedepankan sisi kemanusiaan. Serta memastikan ibu dan bayi, mendapatkan perawatan dan pendampingan yang layak,” tandas Kasi Yohana.***