Radarbadung.jawapos.com- Memasuki hari kedua pencarian korban yang hanyut disapu air bah di Banjar Dinas Acak Kuwum, Desa Kuwum, Kecamatan Marga Tabanan, membuahkan hasil.
Dua korban yang hilang yakni Yuliana Da Costa Makun, 28, dan buah hatinya
Audrey Natania Banafanu berusia satu tahun enam bulan berhasil ditemukan. Ibu dan anak ini ditemukan sudah tidak bernyawa. Untuk korban Yuliana Da Costa Makun ditemukan di Tukad Yeh Ege, Desa Abiantuwung, Kediri Tabanan.
Sementara Yuliana Da Costa Makun ditemukan terdampar di Pantai Batu Belig, Canggu, Badung.
Penemuan dua korban yang hilang terbawa arus sungai di Banjar Dinas Acak Kuwum, Desa Kuwum, Marga, dibenarkan oleh Kepala Kantor Pencarian Pertolongan (Basarnas) Bali I Nyoman Sidakarya, Kamis kemarin (22/1).
Ia menjelaskan progres pencarian memasuki hari kedua ini yang mulai dilaksanakan pencarian sekitar pukul 07.00 wita terhadap dua korban yang tersebut.
Tim Sar Gabungan membagi tiga tim. Pencarian pertama lewat jalur darat, tim pencarian jalur sungai dan tim pencarian pinggir pantai.
Update pencarian terkini hingga Kamis siang, Tim Sar Gabungan sudah menemukan salah satu korban. Yaitu anak dari salah satu korban hilang dengan umur satu tahun enam bulan yang ditemukan di Muara Batu Belig, Canggu.
"Penemuan korban seorang bayi yang hilang ini sekitar 26 kilometer dari lokasi TKP kejadian di Bendungan/Dam Kuwum," ungkap Sidakarya.
Melihat penemuan anak dari korban yang cukup jauh dari lokasi kejadian, maka Tim Sar Gabungan memperluas jangkauan atau radius pencarian.
Yang awal radius pencarian hanya 8 kilometer dari lokasi hilang korban, diperluas jangkuan proses pencarian.
Selanjutnya didalam proses pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan yakni Yuliana Da Costa Makun istri dari korban yang selamat Semi Christian Banafanu, dilanjutkan mulai sekitar pukul 13.00 wita.
Tim Sar Gabungan pun membuahkan hasil. Bahwa korban Yuliana Da Costa Makun ditemukan di Tukad Yeh Ege, Abiantuwung, Kediri.
"Penemuan korban ini berada dititik sejauh 6,9 kilometer dari titik hilang korban. Korban Yuliana ditemukan dengan kondisi meninggal dunia," tutur Sidakarya.
Penemuan korban Yuliana ini sekitar pukul 14.00 wita.
Pihaknya pun memastikan bahwa kedua korban hilang dan ditemukan hari ini adalah korban yang hanyut diterjang oleh air bah sungai di Banjar Dinas Acak Kuwum.
Ini, berdasarkan ciri-ciri dan identitas setelah dilakukan pemeriksaan.
"Dengan penemuan kedua korban yang hanyut ini. Maka kami pastikan pula pencarian dihentikan dan tim sar gabungan kami sudah minta untuk kembali kesatuan masing-masing," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya hujan deras disertai angin kencang yang menguyur wilayah Tabanan pada Selasa malam (20/1) menelan korban jiwa.
Satu keluarga yang berasal Kupang, NTT yang tinggal pada sebuah rumah kontrakan di Banjar Dinas Acak Kuwum, Desa Kuwum, Marga menjadi korban bencana alam.
Semi Christian Banafanu bersama istrinya Yuliana Da Costa Makun dan dua orang anaknya Nathalia Dequenza Banafanu, dan Audrey Natania Banafanu berusia satu tahun enam bulan tersapu air sungai yang berada dibelakang di rumah korban.
Saat kejadian itu Semi Christian Banafanu bersama anak pertamanya Nathalia selamat dari kejadian itu. Sedangkan istirnya Yuliana dan Audrey dinyatakan hilang.
Sehingga dilakukan proses pencarian oleh Tim Sar gabungan dari Basarnas Denpasar, Polres Tabanan, BPBD Tabanan, anggota TNI Kodim 1619/Tabanan serta bantuan Polda Bali dan masyarakat setempat.***