Radarbadung.jawapos.com- Kabel provider yang kerap kali menjadi sorotan karena semrawut, akan ditata di Kabupaten Buleleng. Langkah ini selain untuk estetika, juga menjaga keselamatan masyarakat.
Hal ini dibahas bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Provinsi Bali di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng pada Rabu lalu (21/1).
Pertemuan ini untuk mencari solusi penataan kabel jaringan dan tiang jaringan yang sudah miring, tidak berfungsi, serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
”Kedepan, akan fokus mendata person in charge (PIC) dan jaringan masing-masing provider di Kabupaten Buleleng. Sehingga jelas berapa banyak provider yang beroperasi di sini,” ujar Perwakilan APJATEL Provinsi Bali, Gede Widiartama.
Disebutkannya, di APJATEL baru terdata 18 provider. Tentu dengan bergabungnya seluruh provider dalam satu wadah, memudahkan dalam koordinasi dengan pemerintah. Yang muaranya adalah penataan jaringan yang lebih efektif dan optimal.
Pihaknya juga menyebut, kalau kendala di lapangan yakni adanya kelemahan dalam koordinasi, terutama terkait pendataan PIC di masing-masing wilayah.
Sehingga masih banyak kabel-kabel udara milik provider yang kurang tertata rapi, baik di berbagai ruas jalan dan pemukiman.
Pemkab Buleleng pun mendorong, agar ada langkah-langkah konkret untuk merapikan kabel dan penanganan tiang jaringan yang tidak sesuai standar.
Masing-masing Internet Service Provider (ISP) atau penyedia layanan internet agar segera menangani.
Apalagi kabel yang semrawut dan tiang yang sudah miring, menyangkut juga dengan keselamatan masyarakat, apalagi saat musim hujan.
”Harapannya, semua ISP memiliki izin yang lengkap. Jika terjadi kabel putus atau masalah teknis lainnya, kami bisa langsung mengetahui siapa pemiliknya dan segera ditangani, tanpa menunggu lama,” tegas Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Made Suharta.***
Editor : Donny Tabelak