Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Baru Setahun Dibangun, Bale Gong Bantuan Pemkab Badung Miliaran Rupiah Ratah Tanah

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:05 WIB
 
 
Kondisi bangunan bale gong yang roboh ratah tanah di Pura Puseh Dasar, Banjar Dinas Senganan Kangin, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan.
Kondisi bangunan bale gong yang roboh ratah tanah di Pura Puseh Dasar, Banjar Dinas Senganan Kangin, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan.
 
Radarbadung.jawapos.com- Sebuah bale gong di Banjar Dinas Senganan Kangin, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan roboh diterjang angin kencang pada, Jumat kemarin (23/1) siang. 
 
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, bale gong tersebut baru setahun berdiri.
 
Pembangunan bale gong di Pura Puseh Dasar Senganan menggunakan bantuan hibah dari Pemkab Badung pada tahun 2025 lalu. Dengan pembiayaan pembangunan mencapai miliaran rupiah.
 
Bendesa Adat Senganan Nyoman Nasta dikonfirmasi terpisah terkait peristiwa roboh bangunan bale gong di Pura Puseh Dasar Senganan. Tak menampik kejadian itu. 
 
"Robohnya bale gong tersebut karena diterjang angin kencang. Terjadi siang tadi sekitar pukul 12.00 wita," ujarnya dihubungi Jumat kemarin. 
 
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian kerugian mencapai ratusan juta rupiah. 
 
Baca Juga: Uang Ratusan Miliar Korban Kejahatan Scam Dikembalikan
 
Ia menjelaskan bale gong yang roboh dengan panjang sekitar 16 meter dan lebar 5 meter tersebut baru setahun dibangun. Bahkan baru usai dilakukan persembahyangan melaspas 12 Januari 2025.  
 
Pembangunan bale gong yang roboh ini merupakan bantuan hibah dari Pemkab Badung pada tahun 2025 lalu. Dengan nilai hibah sebesar Rp 3,2 miliar. 
 
Pada saat itu bantuan hibah selain bale gong yang dibangun juga pembangunan untuk bale singosari, bale wantilan, bale paruman, bale pesayupan, bale agung dan pembangunan tembok penyengker pura. "Jadi tepat baru setahun berdiri bale gong tersebut roboh," jelasnya. 
 
Roboh bale gong selain karena angin kencang. Juga faktor teknis, karena dari struktur tiang (Sake) bangunan tidak kokoh. 
 
Sejauh ini reruntuhan bangunan bale gong belum dibersihkan krama desa. Namun demi mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi pada bangunan bale lainnya di Pura Puseh Dasar Senganan, krama tengah memasang patok siku kuda-kuda sebagai pengaman dari bale gong lainnya agar tidak roboh diterjang angin kencang. Selain memasang tali pengaman pada ujung-ujung sudah bale. 
 
"Kami sudah melaporkan kejadian itu ke BPBD Tabanan dan Ketua DPRD Tabanan. Senin rencana kami menghadap melapor secara tertulis ke BPBD Tabanan," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak
#tabanan #angin kencang #bangunan roboh #bale gong #Pemkab Badung #bendesa adat #penebel #pura puseh