Wakapolda Bali Diganti, dari Brigjen Pol Komang Sandi Arsana ke Brigjen Pol I Made Astawa
I Wayan Widyantara• Senin, 26 Januari 2026 | 07:04 WIB
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., membenarkan penangkapan aktivis.
Radarbadung.jawapos.com- Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar.
Sejumlah jabatan strategis di wilayah hukum Polda Bali mengalami pergantian, mulai dari Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali hingga Kapolresta Denpasar.
Jabatan Wakapolda Bali yang sebelumnya diemban Brigjen Pol Komang Sandi Arsana kini resmi berganti. Posisi tersebut dipercayakan kepada Brigjen Pol I Made Astawa.
Sementara Brigjen Pol Komang Sandi Arsana mendapatkan penugasan baru sebagai Kepala Korps Kurikulum (Karokurlum) pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.
Brigjen Pol I Made Astawa bukan sosok asing bagi masyarakat Bali. Jenderal bintang satu ini memiliki rekam jejak panjang di kepolisian, khususnya dalam bidang penegakan hukum dan pengamanan wilayah.
Astawa sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolres Badung dan dikenal cukup berpengalaman menangani berbagai persoalan kamtibmas di daerah pariwisata.
Sebelum dipercaya menduduki jabatan Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Made Astawa menjabat sebagai Wakil Kepala Detasemen Khusus (Waka Densus) 88 Antiteror Polri.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam mendukung tugas Polda Bali, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang menjadi destinasi wisata internasional.
Selain pergantian di level pimpinan Polda, mutasi juga terjadi di jajaran Polresta Denpasar.
Jabatan Kapolresta Denpasar yang sebelumnya dipegang oleh Kombes Pol Muhammad Iqbal Simatupang kini resmi berganti.
Perwira menengah asal Sumatera Utara itu dimutasi dan mendapat kepercayaan mengemban tugas baru sebagai Asesor SDM Kepolisian Madya di lingkungan Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri.
Posisi Kapolresta Denpasar selanjutnya diemban oleh Kombes Pol Leonard David Simatupang.
Menariknya, pengganti Iqbal Simatupang ini memiliki marga yang sama dan juga berasal dari Sumatera Utara.
Sebelum ditunjuk memimpin Polresta Denpasar, Leonard David Simatupang menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya di Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.
Pergantian sejumlah pejabat tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026.
Mutasi ini merupakan bagian dari kebijakan rutin Polri dalam rangka penyegaran organisasi serta pengembangan karier personel.
Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, membenarkan adanya mutasi Wakapolda Bali dan Kapolresta Denpasar tersebut.
Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lazim dan menjadi bagian dari dinamika organisasi.
”Iya, benar. Surat Telegram mutasinya sudah keluar. Mutasi ini merupakan hal biasa sebagai bentuk penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel,” ujar Ariasandy, Minggu (25/1) kemarin.
Mantan Kabid Humas Polda NTT itu juga menambahkan bahwa diharapkan para pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di tempat penugasan yang baru, serta terus meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bali.***