Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Gilimanuk Dilanda Badai, Pangkalan Ojek Ambruk, 20 Motor Rusak

Muhammad Basir • Jumat, 6 Februari 2026 | 18:00 WIB
Pagkalan ojek tertimpa pohon setelah hujan deras disertai angin kencang.
Pagkalan ojek tertimpa pohon setelah hujan deras disertai angin kencang.

Radarbadung.jawapos.com– Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah

Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Rabu (4/2) sore.

Peristiwa ini mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa pos pangkalan ojek di kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

Akibatnya, sedikitnya 20 unit sepeda motor rusak. Sementara aktivitas penyeberangan Gilimanuk–Ketapang sempat ditutup selama satu jam.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol Arya Agung Arjana Putra mengatakan, peristiwa pohont umbang itu terjadi sekitar pukul 16.10 WITA.

Pohon yang roboh langsung menimpa bangunan pangkalan ojek beserta deretan sepeda motor yang sedang terparkir.

“Dari hasil pendataan, ada 20 unit sepeda motor yang terdampak dengan tingkat kerusakan yang bervariasi,” ujarnya, dikonfirmasi Kamis( 5/2).

Tidak hanya pangkalan ojek, dampak angin kencang juga merusak sejumlah fasilitas publik dan usahaw arga di sekitar kawasan pelabuhan.

Di antaranya, tenda Pos 2 pemeriksaan masuk Bali mengalami kerusakan, serta kanopi Pos Dit Pol Air Polda Bali di areal Teluk Gilimanuk rusak diterjang angin.

Kerugian material juga dialami salah seorang pedagang, Ni Ketut Sumiati, 53.

Rumah payung dan lapak kaki lima miliknya di areal Teluk Gilimanuk Water Bee hancur setelah tertimpa pohon waru yang tumbang.

Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma menambah, akibat hujan deras dan angin kencang

sejumlah bangunan di Pura Secara Gilimanuk juga mengalami kerusakan cukup parah. ”Angin cukup

kencang. Banyak pohon tumbang dan bangunan rusak,” terangnya.

Untuk penanganan di lapangan, evakuasi pohon tumbang dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan 25 personel dari Polsek Gilimanuk, Yon C Sat Brimobda Bali, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana.

Proses evakuasi tuntas sekitar pukul 18.00 WITA.

Sementara itu, terkait operasional pelabuhan, aktivitas penyeberangan sempat dihentikan sementara demi keselamatan pelayaran. Penutupan berlangsung selama satu jam, yakni dari pukul 15.45 WITA hingga 16.45 WITA.

Kondisi tersebut sempat memicu antrean kendaraan di dalam area pelabuhan.

”Setelah cuaca berangsur membaik dan pelayanan kembali dibuka, arus lalu lintas serta penyeberangan di Selat Bali kembali normal,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#angin kencang #gilimanuk #cuaca ekstrem #jembrana #hujan deras #pohon tumbang