Viral Sapi Lepas di Kota Tabanan, Bikin Geger Pengguna Jalan depan Kantor Bupati
Juliadi Radar Bali• Sabtu, 7 Februari 2026 | 10:05 WIB
Sapi lepas bikin heboh pengguna kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Pahlawan di Tabanan.
Radarbadung.jawapos.com- Ada-ada saja kejadian aneh yang membuat heboh warga di Kota Tabanan, Kamis kemarin (5/1).
Pengguna jalan di Jalan Pahlawan Tabanan dibuat kaget bukan main, karena adanya sapi berkeliaran lepas di Jalan.
Beruntung sapi yang lepas tersebut berhasil ditangkap oleh bhabinkamtibmas Desa Dajan Peken, Tabanan. Selain itu tidak ada pengguna kendaraan yang menjadi korban dari kejadian itu.
Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, sapi lepas di Jalan Pahlawan Tabanan berlari menuju Jalan Diponegoro, kemudian berlanjut ke Jalan Pattimura, Jalan KS Tubun. Bahkan ternyata sudah lepas sehari semalam.
Sapi yang lepas itu milik dari keluarga Abdul Hadi yang lepas sejak Rabu (4/2). Sebelumnya, sapi diikat di belakang Kantor Pengadilan Agama Tabanan.
Kondisi sapi yang lepas sempat viral di media sosial.
Menurut Bhabinkamtibmas Desa Dajan Peken Aiptu Bagus Arya, awalnya sapi yang terlepas itu tanpa sengaja ia lihat usai mengamankan prosesi upacara di setra adat Kota Tabanan.
Karena berlari kencang ditengah jalan hingga mendekati Jalan Pahlawan, kawasan Kantor Bupati Tabanan, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Kebetulan habis pengaman warga ngaben. Saya lihat sapinya lari kencang ke arah timur. Karena membahayakan pengendara, langsung saya kejar,” ujarnya.
Meski demikian, sapi tersebut tidak mudah dihentikan. Sapi itu terus berlari menyusuri Jalan KS Tubun, berlanjut ke Jalan Diponegoro arah utara, hingga akhirnya masuk ke sebuah gudang di wilayah Banjar Kamasan.
“Di gudang itu kebetulan ada kebun, sapinya akhirnya bisa menenangkan diri,” ucapnya.
Peristiwa sapi lepas ini sempat viral di media sosial. Pemilik sapi bernama Abdu Hadi, warga Kampung Jawa di sekitar Pasar Kodok Tabanan, langsung melakukan pencarian.
Sekitar pukul 13.00 Wita, sapi tersebut akhirnya dijemput pemiliknya setelah dipastikan tidak kembali ke jalan raya.
“Sapinya memang agresif atau rengas. Syukur tidak ada warga atau pengendara yang celaka akibat kejadian ini,” pungkasnya.***