Radarbadung.jawapos.com- Setelah rapat bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Bali pada Rabu (21/1), kini penataan kabel fiber optik atau internet mulai ditata.
Penataan awal dilakukan di Jalan Pramuka, pada Rabu (11/2) pagi.
Jalan Pramuka dipilih sebagai proyek awal untuk menguji pola teknis pengerjaan di lapangan sebelum diperluas ke kawasan lain.
Kegiatan ini menggandeng puluhan Internet Service Provider (ISP) di bawah naungan APJATEL Bali.
Tentu pendataan kepemilikan jaringan sudah dilakukan sebelumnya, agar setiap kabel dan tiang teridentifikasi jelas.
”Kami sepakat lakukan pendataan, lalu penataan jaringan agar lebih rapi dan aman. Tidak memutus kabel, hanya merapikan. ISP yang punya jaringan ikut bekerja supaya layanan ke pelanggan tetap terjaga,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Suharta.
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat, terkait kabel semrawut dan tiang miring, yang dinilai membahayakan keselamatan serta mengganggu estetika kota.
Secara bertahap setiap pekannya, penataan dilakukan dari ruas jalan dengan bentang relatif pendek.
Setelah evaluasi, akan diperluas ke sejumlah ruas jalan utama di kawasan perkotaan hingga kecamatan.
”Teknisnya, kabel sesama ISP diikat jadi satu jalur menggunakan sling khusus, agar rapi. Tidak digabung dengan kabel PLN untuk menghindari risiko,” kata Perwakilan APJATEL Bali Utara, Indra Harta.***