Radarbadung.jawapos.com- Musim hujan yang masih terjadi sampai dengan bulan Februari, berpotensi mempengaruhi produksi dan distribusi air bersih kepada seluruh pelanggan di Tabanan.
Perusahaan air minum daerah (PDAM) Tirta Amertha Buana pun mulai melakukan berbagai langkah mitigasi.
Salah satunya penguatan pemeliharaan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga penambahan dukungan peralatan di instalasi yang dinilai rawan.
Plt Kabag Langganan Tirta Amerta Buana Tabanan, I Made Pande Suardika mengatakan menghadapi cuaca ekstrem saat ini dengan intesitas hujan yang tinggi pihaknya telah rutin melakukan berbagai antisipasi.
Dengan mitigasI lebih awal berupa melakukan pengawasan agar pelayanan air baku untuk mencukupi ketersedian air bersih bagi pelanggan PDAM Tabanan.
Selain yang menjadi perhatian serius pihaknya adalah penguatan dan pemeliharaan jaringan pipa air minum yang berada dekat di pinggir aliran sungai.
Kemudian instalasi pengolahan air minum di daerah sungai.
Seperti berada di wilayah Nyanyi kecamatan Kediri, Dedari kecamatan Marga, dan Gangsang kecamatan Marga.
Alasannya jika debit air sungai meningkat, proses produksi bisa terdampak, terutama terkait kekeruhan.
Ini akan menyebabkan gangguan, ditambah material lumpur yang mengendap.
“Semua instalasi tentu punya risiko karena dekat sungai. Kalau air naik, bisa berpengaruh pada produksi. Ini kami rutin lakukan pengecekan saat ini," ujar Suardika dikonfirmasi Kamis kemarin (12/2).
Saat ini PDAM Tabanan memiliki tujuh Instalasi Pengolahan Air (IPA), yakni di Nyanyi Kediri, Telaga Tunjung Kerambitan, Bajera Selemadeg, Lalanglinggah Selemadeg Barat, Pesiapan Tabanan, Candi Kuning, Baturiti, serta Dedari Marga. Seluruh IPA dalam kondisi aktif beroperasi.
Pihaknya bahkan akan melakukan penambahan kapasitas genset berada di Sumber mata air Dedari, Marga, guna mengoptimalkan mesin pengolahan air di wilayah itu.
Tidak hanya itu pihaknya juga menyiapkan petugas yang berada di sejumlah lokasi sumber mata air yang dimiliki Tirta Amertha Buana Tabanan, dengan melakukan pemantauan kondisi debit air saat musim hujan.
"Petugas ini juga akan melakukan pengecekan alat-alat saluran seperti pipa dan setop kran air dan mengawasi mengontrol sumber mata air setiap harinya," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak