Radarbadung.jawapos.com- Kebutuhan uang kartal di Provinsi Bali jelang Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi tahun 2026 meningkat sebesar 6 persen.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bank Indonesia (BI) menyediakan uang kartal senilai Rp3,3 triliun.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan hal itu di sela kegiatan kick off Serambi di Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Kamis (19/2).
"Di Bali, kebutuhan uang kartal naik 6 persen, sehingga kami menyediakan sebesar Rp3,3 triliun yang terdiri dari uang pecahan besar senilai Rp3,1 triliun dan pecahan kecil Rp236 miliar," ujarnya.
Selain meningkatkan jumlah uang kartal, BI juga menambah titik penukaran uang di seluruh Bali.
Sebanyak 43 titik penukaran telah disiapkan dengan total 169 layanan, yang melibatkan 12 bank serta beberapa bank lain yang juga menerima penukaran uang bagi masyarakat.
"Kami telah menyediakan sebanyak 22.826 paket penukaran uang. Satu paket senilai Rp5,3 juta per orang terdiri dari berbagai pecahan mulai Rp1.000 hingga Rp50.000, dengan masing-masing pecahan berisi seratus lembar," jelas Erwin.
Pada kesempatan kick off Serambi di Renon, pihak BI menyediakan kuota penukaran uang untuk 500 orang.***
Editor : Donny Tabelak