Radarbadung.jawapos.com- Kecelakaan tragis menimpa dua pemotor yang terlibat adu jangkrik di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Km 38,200 Banjar Dinas Berembeng, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Sabtu (21/2) sekitar pukul 20.45 Wita.
Salah satu korban, I Made Kartikayasa, 33, tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia saat dirawat di Puskesmas Selemadeg.
Pengendara motor Honda Beat bernopol DK 2821 GBB asal Banjar Dinas Cepaka, Desa Lumbung, Selemadeg Barat itu melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk dengan kecepatan tinggi.
Saat melintas jalan datar lurus, ia terlalu menyimpang ke kanan hingga melewati batas jalan.
Baca Juga: Piche Kota Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan di NTT, Karier Musik Jebolan Indonesian Idol 2025 Terancam?
Pada saat yang sama, dari arah berlawanan datang I Putu Aditya Eka Saputra, 22, mengendarai Yamaha NMAX bernopol DK 2250 WS asal Desa Dangin Tukadaya, Jembrana.
Jarak yang terlalu dekat membuat kedua pemotor terlibat benturan keras hingga sama-sama terpental.
"Korban Honda Beat mengalami patah leher, keluar darah dari mulut, hidung, dan telinga. Nyawanya tidak dapat diselamatkan," ujar AKP Berata, Kasi Humas Polres Tabanan, Minggu (22/2).
Sementara itu, Aditya dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka robek dagu, patah jari tangan kanan, dan lecet pada tangan kiri.
Dugaan penyebab utama kecelakaan adalah kecepatan berlebih dan kurangnya konsentrasi pengendara Honda Beat dalam mengamati kondisi jalan.***
Editor : Donny Tabelak