Radarbadung.jawapos.com– Angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem pada Kamis (5/3) menyebabkan bale patus (bale seka enam) milik pengempon Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, ambruk total.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, menjelaskan bahwa bangunan berukuran 3x6 meter mengalami kerusakan parah pada bagian atap hingga jebol akibat terjangan angin kencang yang datang tiba-tiba.
"Setelah menerima laporan dari Perbekel Desa Sibetan, tim Tim Respon Cepat (TRC) BPBD langsung melakukan kunjungan lokasi untuk melakukan asesmen kondisi kerusakan," ujarnya.
Dari hasil pendataan sementara, kerugian yang ditimbulkan akibat keruntuhan bangunan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 75 juta.
Arimbawa menambahkan bahwa bale patus yang roboh merupakan aset bersama banjar yang digunakan untuk berbagai aktivitas masyarakat setempat.
BPBD Karangasem mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja.
"Kami mohon agar masyarakat lebih hati-hati, terutama terhadap bangunan yang sudah berumur dan pohon besar di sekitar permukiman agar terhindar dari bahaya," pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak