Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Banjir Bandang di Desa Banjar, Sekolah Terendam Lumpur, Siswa Terpaksa Belajar Daring

Eka Prasetya • Selasa, 10 Maret 2026 | 07:01 WIB

Para guru, siswa, dan relawan melakukan pembersihan di SDN 5 Banjar. Sekolah ini terendam lumpur imbas banjir bandang.
Para guru, siswa, dan relawan melakukan pembersihan di SDN 5 Banjar. Sekolah ini terendam lumpur imbas banjir bandang.

Radarbadung.jawapos.com- Aktivitas belajar di SDN 5 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, belum sepenuhnya pulih setelah diterjang banjir bandang pada Jumat (6/3) lalu.

Hingga Senin kemarin (9/3), ruang-ruang kelas di sekolah tersebut masih dibersihkan dari sisa lumpur yang terbawa arus banjir.

Akibat banjir bandang sebanyak tiga ruang kelas dan ruang perpustakaan terendam lumpur. Ruang kelas tersebut dimanfaatkan oleh siswa di kelas 3, kelas 4, dan kelas 6.

Sementara ruangan yang digunakan kelas 1, kelas 2, kelas 5, serta ruang guru dalam kondisi aman. Mengingat posisinya lebih tinggi.

Akibatnya, kegiatan belajar mengajar sementara dialihkan secara daring dari rumah. Kebijakan tersebut diberlakukan selama dua hari, yakni Senin (9/3) hingga Selasa (10/3).

Baca Juga: Duo Anggota Gangster Australia Divonis 16 Tahun Penjara, Penyedia Logistik Kena 12 Tahun Bui

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Luh Putu Adi Ariwati mengatakan, langkah tersebut diambil sambil menuntaskan proses pembersihan ruang kelas yang sebelumnya terendam lumpur.

“Karena ruangan belum sepenuhnya bersih, anak-anak masih belajar dari rumah. Pembersihan ditargetkan selesai sampai Selasa,” kata Ariwati.

Jika proses pembersihan berjalan sesuai rencana, kegiatan belajar tatap muka dijadwalkan kembali berlangsung mulai Rabu (11/3). Namun untuk sementara waktu, pembelajaran akan dilakukan dengan sistem dua shift.

Siswa kelas 1, 2, dan 3 akan mengikuti pembelajaran pada pagi hari. Sementara siswa kelas 4, 5, dan 6 dijadwalkan masuk pada sesi siang mulai pukul 10.30 Wita.

Adi menjelaskan, banjir bandang yang melanda kawasan tersebut sempat merendam beberapa fasilitas sekolah. Meski begitu, kerusakan yang terjadi tidak terlalu signifikan.

Baca Juga: Manfaatkan Kelengahan Korban, Pria Asal Sumba Curi Dua Motor WNA Prancis di Villa Umalas Bali

“Yang terendam hanya buku perpustakaan seperti buku cerita. Buku pembelajaran yang dipakai siswa masih aman,” jelasnya.

Untuk mendukung kegiatan belajar, siswa juga memanfaatkan bahan ajar digital yang tersedia melalui platform pembelajaran milik Kementerian Pendidikan, termasuk Sistem Informasi Buku Indonesia (SIBI).

Selain itu, pada Senin kemarin para siswa juga menerima bantuan buku dari Ketua DPRD Buleleng.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran proses belajar siswa setelah sekolah mereka terdampak banjir.

“Dengan bantuan buku ini dan dukungan pembelajaran digital, astungkara proses belajar anak-anak tidak sampai terhambat,” imbuh Ariwati.

Di sisi lain, proses pembersihan lingkungan sekolah masih terus dilakukan. Sejak Minggu (8/3) personel TNI dikerahkan untuk membersihkan lumpur.

Pada Senin (9/3) relawan semakin banyak yang datang membantu proses pembersihan.

Para relawan membantu menyingkirkan lumpur serta kayu-kayu yang terbawa arus banjir bandang.

Halaman SDN 5 Banjar yang sebelumnya tertutup material banjir juga ikut dibersihkan.***

Editor : Donny Tabelak
#banjir bandang #buleleng #belajar daring #desa banjar #sekolah terendam banjir