Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Pencarian Korban Banjir Banjar Buleleng Dihentikan, Remaja 17 Tahun Dinyatakan Hilang

Francelino Junior • Kamis, 12 Maret 2026 | 18:31 WIB

Suasana pencarian terhadap para korban banjir Banjar. Setelah tujuh hari, pencariannya ditutup, meskipun masih menyisakan satu korban hilang.
Suasana pencarian terhadap para korban banjir Banjar. Setelah tujuh hari, pencariannya ditutup, meskipun masih menyisakan satu korban hilang.

Radarbadung.jawapos.com- Pencarian korban akibat banjir bandang di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, resmi dihentikan pada Kamis (12/3) pukul 13.00 Wita setelah berlangsung selama tujuh hari.

Meskipun demikian, satu korban masih belum ditemukan dan pihak berwenang tetap siap melakukan pencarian ulang jika ada informasi atau tanda-tanda baru.

Adapun korban dalam peristiwa tersebut adalah Dewa Ketut Adi Suarjaya,55, Komang Suci, 44, Putu Wini Lestari, 17, dan Kadek Wahyu Gunawan, 12.

Hingga hari ketujuh, tiga di antaranya berhasil ditemukan: Dewa Ketut di sekitar sungai setelah air surut pada Jumat (6/3), Komang Suci di tumpukan kayu pada Sabtu (7/3), serta Kadek Wahyu di perairan Desa Dencarik pada Minggu (8/3). Sementara Putu Wini Lestari masih hilang.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan bahwa penghentian pencarian telah disepakati bersama keluarga korban setelah melalui mediasi.

Keluarga juga mengaku memahami dan memaklumi keputusan tersebut.

"Selama tujuh hari, pencarian dilakukan dengan radius 1-1,5 kilometer di darat dari lokasi rumah korban, sedangkan di laut mencapai 20 mil hingga perairan Seririt," jelasnya. 

Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan dukungan eskavator dari Dinas PUPR-Perkim Kabupaten Buleleng.

Kendala utama selama pencarian adalah kondisi cuaca dan material yang terbawa banjir seperti sampah dan kayu.

Beberapa kali tim menemukan aroma tidak sedap yang diduga berasal dari bangkai manusia, namun setelah diperiksa ternyata berasal dari bangkai hewan.

Pihaknya telah menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri Putu Wini Lestari kepada masyarakat dan nelayan.

"Apabila ada informasi atau menemukan korban yang bersangkutan, silakan laporkan ke tim SAR Buleleng. Jika ada tanda-tanda lagi, kami akan segera membuka kembali pencarian," tutup Kadek Donny.***

Editor : Donny Tabelak
#remaja hilang #buleleng #pencarian korban dihentikan #banjir #desa banjar