Radarbadung.jawapos.com- Anggota DPR RI I Gede Sumarjaya Linggih (Demer) mendorong pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan pembangunan perguruan tinggi di Bali.
Ia menilai, pembangunan Perguruan Tinggi (PT) hanya berpusat di Bali Selatan (Denpasar, Badung), memicu ketimpangan akses pendidikan.
"Saya lihat pembangunan PT belum merata—hanya fokus di Bali Selatan," ujar Demer usai ditemui Minggu lalu (15/3).
Kondisi ini lambatkan peningkatan SDM di daerah pinggiran.
"Lebih banyak dibangun di wilayah terdepan, seperti Karangasem," tandasnya.
Baca Juga: Denpasar Siap SPMB 2026 - 2027, Finalisasi Juknis dengan 4 Jalur Penerimaan
Politisi yang akrab disapa Demer itu menilai, pemerataan pendidikan bisa terwujud lewat kebijakan pemerintah.
Ia mendorong agar pembangunan PT tidak lagi terkonsentrasi di wilayah padat penduduk.
"Justru arahkan pembangunan kampus ke daerah minim fasilitas PT," jelasnya.
Ia juga menantang pemerintah daerah, khususnya Gubernur Bali Wayan Koster, untuk terapkan moratorium pembangunan PT baru di kawasan padat seperti Denpasar dan Badung.
Sebagai gantinya, usulkan fokus pembangunan kampus baru ke Bali Timur.
Dengan begitu, masyarakat Karangasem dan sekitarnya bisa akses pendidikan tinggi tanpa harus merantau ke Bali Selatan.***
Editor : Donny Tabelak