Satgas Saber Pangan Polda Bali Sidak Supermarket, Harga Bahan Pokok Tetap Stabil Pasca Hari Besar Keagamaan

I Wayan Widyantara • Dipublikasikan Minggu, 29 Maret 2026 | 18:48 WIB
Satgas Saber Pangan Polda Bali bersama instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Supermarket Bintang, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Minggu (29/3/2026), untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pasca hari besar keagamaan. (Foto Polda Bali)
Satgas Saber Pangan Polda Bali bersama instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Supermarket Bintang, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Minggu (29/3/2026), untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pasca hari besar keagamaan. (Foto Polda Bali)

Radarbadung.jawapos.com- Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas) Saber Pangan Polda Bali bersama sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Supermarket Bintang, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Minggu (29/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pasca perayaan hari besar keagamaan.
 
Sidak yang melibatkan lintas sektor tersebut bukan hanya menjadi upaya pengawasan, melainkan juga bentuk kolaborasi untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di wilayah Bali.

Instansi yang terlibat antara lain Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali, Badan Pangan Nasional, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Perum Bulog.
 
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., mengungkapkan bahwa pengawasan difokuskan pada komoditas strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

"Kami pantau komoditas penting seperti beras, telur, minyak goreng, kedelai, gula, jagung, cabai, bawang, hingga daging. Selain itu, juga melakukan dialog langsung dengan pedagang untuk mengetahui kondisi harga dan distribusi di lapangan," ujarnya.
 
Selain mengecek harga, tim juga memastikan kualitas produk pangan yang dijual memenuhi standar keamanan konsumsi.

Ariasandy menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga dan melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan.
 
"Apa yang kami lakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga wajar dan kualitas baik," tegasnya.
 
Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa harga bahan pokok di Denpasar dan sekitarnya relatif stabil, dengan pasokan yang mencukupi.

Meskipun demikian, Satgas Saber Pangan tetap mengingatkan pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan.

Setiap pelanggaran akan ditindak tegas, mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha.

"Pengawasan akan terus kami lakukan secara berkala di pasar tradisional maupun ritel modern agar pasokan tetap terjaga dan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar," tambah Ariasandy.

 Ke depan, kolaborasi antarinstansi akan terus diperkuat untuk memastikan masyarakat Bali dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang, tanpa kekhawatiran akan kelangkaan atau kenaikan harga bahan pokok.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
satgas pangan polda bali beras harga bahan pokok