Radarbadung.jawapos.com– Kebakaran hebat melanda bangunan yang difungsikan sebagai mess pekerja sekaligus gudang kayu di Jalan Taman Pancing Timur, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa (7/4) sore.
Diduga dipicu korsleting listrik, bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu ini hangus tak bersisa dengan kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Peristiwa bermula sekitar pukul 17.20 WITA.
Api diduga berasal dari salah satu kamar di lantai dua milik karyawan bernama Fendi yang saat itu dalam keadaan kosong.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, mengatakan api dengan cepat membesar karena material bangunan yang mudah terbakar.
”Dari hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari kamar karyawan di lantai dua. Api cepat membesar karena bangunan mess dan gudang sebagian besar terbuat dari kayu,” ujar Azel.
Api pertama kali diketahui oleh karyawan bernama Iwan, 47, yang baru pulang kerja.
Saat hendak naik ke lantai dua, ia melihat asap dan api keluar dari celah pintu kamar.
Iwan pun segera membuka pintu dan berteriak meminta pertolongan.
Rekan-rekan kerja sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terlalu besar dan sulit dikendalikan.
Mereka akhirnya memutuskan untuk menyelamatkan diri dan menghubungi pemilik bangunan, Sukaji, 49, serta pihak berwenang.
Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Denpasar langsung mengerahkan delapan unit mobil damkar dan dibantu satu unit excavator.
Butuh waktu sekitar dua setengah jam agar api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 20.00 WITA.
Akibat kejadian ini, satu unit rumah panggung dua lantai beserta isinya dan gudang material bangunan ludes dilalap api.
Total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.***
Editor : Donny Tabelak