Radarbadung.jawapos.com– Dua kecelakaan lalu lintas maut terjadi di wilayah Tabanan pada Rabu (15/4), mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Insiden terpisah ini menelan korban seorang sopir mobil pickup dan seorang pengendara sepeda motor.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, membenarkan kejadian tersebut.
Dua lokasi kecelakaan itu berada di jalur Denpasar-Gilimanuk dan jalur Suraberata-Belatungan, Pupuan.
Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 16.10 Wita di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg.
Insiden bermula saat truk Mitsubishi bernopol N 8488 EW dikendarai Ahmad Yuana melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Tiba-tiba, dari arah berlawanan, sebuah mobil pickup bernopol DK 8414 DH mencoba menyalip kendaraan di depannya dan mengambil jalur milik truk.
Akibat jarak yang sudah dekat, tabrakan keras tak terhindarkan.
Mobil pickup yang dikemudikan pria tanpa identitas itu hancur lebur dan sopirnya terjepit di kabin.
”Sopir mobil pickup tewas di lokasi kejadian,” ujar AKP Berata saat dikonfirmasi, Kamis (16/4).
Di lokasi berbeda, tepatnya di Banjar Dinas Delod Ceking, Desa Lumbung Kauh, Selemadeg Barat, terjadi kecelakaan lain yang juga memakan korban jiwa.
Peristiwa bermula saat pengendara motor Honda Vario bernopol DK 3673 KBQ, dikendarai Kadek Dwi Darsana berboncengan dengan Kadek Wahyu Dipa Pramana, melaju dari arah Suraberata menuju Belatungan.
Saat melintas di jalan menanjak, tiba-tiba datang sebuah truk bernopol W 8523 EC dari arah berlawanan yang diduga mengalami rem blong dan melaju kencang.
Melihat kondisi berbahaya, sopir truk bernama Moch Mariyanto berusaha membanting setir ke kanan agar menabrak tebing.
Namun sayang, bagian badan truk tetap menyambar motor yang dikendarai korban.
Akibat benturan keras tersebut, Kadek Wahyu Dipa Pramana yang menjadi penumpang tewas di lokasi.
”Dugaan sementara kecelakaan disebabkan truk mengalami rem blong, sehingga kehilangan kendali dan menabrak pengendara motor,” tandasnya.***