Radarbadung.jawapos.com– Nyoman Rame, 49 tahun, seorang petani warga Desa Bunga Mekar, hilang terseret ombak saat melakukan aktivitas memancing di kawasan Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Jumat (24/4).
Hingga Sabtu (25/4) siang, korban belum juga ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.
Peristiwa naas itu bermula ketika korban pergi memancing bersama anaknya. Keduanya memilih memancing di atas tebing pantai yang terjal.
Tanpa diduga, gelombang ombak besar menghantam dan menghanyutkan Rame ke dalam lautan, sehingga menghilang dari pandangan.
Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari.
Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 06.00 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tepatnya terjadi di titik koordinat 8°45'3.03"LS - 115°28'26.60"BT.
Tak berselang lama, tim penyelamat segera dikerahkan.
Sekitar pukul 06.25 WITA, enam orang personel gabungan yang terdiri dari petugas SAR dan anggota TNI AL bergerak menuju lokasi menggunakan kapal karet jenis Rigid Inflatable Boat (RIB).
Upaya pencarian juga dibantu oleh keluarga korban serta warga sekitar.
“Penyisiran dilakukan mulai dari titik terakhir korban terlihat, disesuaikan dengan arah arus dan hembusan angin. Tim tidak hanya bergerak dari arah laut, tapi ada juga petugas yang memantau dari sisi darat dan tebing-tebing pantai. Hingga kini operasi pencarian masih terus berjalan dengan harapan korban segera ditemukan,” ujar Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Selain tim SAR, pihak kepolisian juga ikut turun tangan.
Personel dari berbagai unit di Polsek Nusa Penida serta Bhabinkamtibmas segera bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pencarian dan pengamanan.
Mereka bersama warga menyisir sepanjang bibir pantai hingga ke kawasan tebing yang menjadi lokasi kejadian.
Sebagai langkah pengamanan dan pencegahan, petugas juga memasang garis pembatas di akses menuju lokasi memancing di Pantai Klibun.
Hal ini dilakukan untuk menjaga keutuhan tempat kejadian perkara sekaligus mencegah warga mendekat mengingat wilayah tersebut dinilai rawan dan berbahaya.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengerahkan seluruh kekuatan untuk mencari korban.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di wilayah yang berbahaya demi keselamatan bersama.
“Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal bersama seluruh pihak terkait. Kami juga menghimbau warga agar tetap waspada dan menghindari lokasi yang rawan bencana. Bagi yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban, diharapkan segera melapor ke kantor polisi terdekat,” pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak