Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Catat! Pajak Kendaraan Listrik Akan Ditetapkan Pemerintah

Marsellus Nabunome Pampur • Kamis, 30 April 2026 | 16:22 WIB
Rheza Adidarma, Regional Sales Manager Wuling Motors. (Foto Marsellus Pampur) 
 
Rheza Adidarma, Regional Sales Manager Wuling Motors. (Foto Marsellus Pampur)   

Radarbadung.jawapos.com– Pemerintah resmi memberlakukan pengenaan pajak bagi kendaraan listrik, meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Aturan ini tertuang dalam Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 tentang Dasar Pengenaan PKB, BBNKB, dan Pajak Alat Berat yang berlaku secara nasional.
 
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bali, I Dewa Tagel Wirasa, menegaskan aturan ini wajib dipatuhi seluruh lapisan masyarakat.

Sambil menerapkan kebijakan tersebut, Pemprov Bali juga tengah merancang skema insentif agar minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan tetap terjaga.
 
Merespons kebijakan ini, produsen otomotif Wuling Motors angkat bicara.

Regional Sales Manager Wuling Motors, Rheza Adidarma, menyatakan pihaknya masih menunggu kepastian teknis dari pemerintah.

Namun sebagai pelaku usaha, Wuling siap mematuhi seluruh peraturan yang berlaku.
 
“Kami mengikuti arahan pemerintah. Hingga saat ini, kebijakan tersebut belum memberikan dampak negatif pada penjualan. Transaksi dan minat pembeli masih berjalan normal seperti biasa,” ujar Rheza di sela peluncuran Wuling Eksion di Denpasar, Kamis (30/4).
 
Menurutnya, pemberlakuan pajak baru ini tidak menyurutkan antusiasme masyarakat, terutama karena kendaraan listrik dinilai jauh lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar minyak.

Bahkan, terjadi fenomena menarik: sejak penutupan Selat Hormuz akibat konflik di Timur Tengah, permintaan dan pencarian informasi terhadap produk Wuling justru meningkat drastis.
 
“Banyak masyarakat mulai membandingkan efisiensi biaya, antara menggunakan bensin yang harganya bergejolak dengan listrik yang lebih stabil dan terjangkau. Tren peningkatan ini sudah terlihat sejak awal berlangsungnya konflik tersebut,” jelasnya.
 
Ia menambahkan, kenaikan minat ini juga diikuti dengan peningkatan angka penjualan.

Apalagi Wuling baru saja meluncurkan produk terbaru, Wuling Eksion, SUV 7-seater yang tersedia dalam varian listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV).
 
Kendaraan ini dibekali fitur unggulan seperti sistem konektivitas pintar LING OS dan teknologi baterai MAGIC Battery Pro yang menawarkan efisiensi energi tinggi serta performa berkendara yang nyaman.
 
Sementara itu, data Dinas Perhubungan Provinsi Bali menunjukkan adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata terus bertambah pesat.

Hingga saat ini tercatat total 14.301 unit, yang terdiri dari 9.790 sepeda motor listrik dan 4.511 unit mobil listrik.***

Editor : Donny Tabelak
#pajak #kendaraan listrik #pemerintah #selat hormuz