Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Disambar Petir Dua Kali, Vila Berbahan Kayu di Sidemen Hangus Terbakar

Zulfika Rahman • Jumat, 1 Mei 2026 | 15:03 WIB
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem saat melakukan proses pemadaman kebakaran vila yang dipicu sambaran petir, pada Kamis pagi. (Istimewa)
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem saat melakukan proses pemadaman kebakaran vila yang dipicu sambaran petir, pada Kamis pagi. (Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah vila yang digunakan sebagai tempat meditasi di Banjar Dinas Tebola, Desa Sidemen, Kecamatan Sidemen, Karangasem, ludes terbakar.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis (30/4) pagi, dipicu oleh sambaran petir yang menyambar bangunan sebanyak dua kali saat hujan lebat melanda wilayah tersebut.

Akibatnya, pemilik menderita kerugian mencapai lebih dari Rp200 juta.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkartan Karangasem, I Made Suartika, menjelaskan bahwa bangunan berukuran 6x10 meter tersebut milik Ida Ayu Putri Mayuni.

Secara keseluruhan, struktur vila ini didominasi material kayu dan beratap alang-alang atau ilalang, yang sifatnya sangat mudah terbakar.
 
“Menurut keterangan pemilik, petir menyambar bangunan sebanyak dua kali. Sambaran pertama tidak menimbulkan api, namun sambaran kedua memunculkan percikan api yang dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian bangunan,” ungkap Suartika.
 
Karena sebagian besar bahan bangunan tergolong bahan kering dan mudah terbakar, kobaran api merambat dengan sangat cepat.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah karyawan yang berada di lokasi sempat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga sebelum api membesar dan menjalar ke seluruh ruangan.

Menyusul laporan kejadian yang masuk ke petugas, Damkartan Karangasem langsung bergerak cepat.

Sebanyak lima unit armada pemadam dari Pos Selat dan Pos Karangasem dikerahkan, didampingi 14 personel yang bertugas.
 
Untuk memadamkan kobaran api yang membesar, petugas menghabiskan air dalam jumlah besar, yakni mencapai 20.000 liter.

Berkat kerja cepat dan koordinasi yang baik, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke bangunan atau lahan sekitarnya.
 
“Alhamdulillah, api bisa dikendalikan. Namun sayangnya, struktur utama vila dan sebagian besar isinya hangus terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp200 juta lebih,” pungkas Suartika.***

Editor : Donny Tabelak
#karangasem #vila terbakar #tersambar petir