Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Menangis di Jembatan Shortcut Kerambitan, Pemuda Asal Buleleng Berhasil Diselamatkan Polisi

Juliadi Radar Bali • Selasa, 12 Mei 2026 | 15:44 WIB
Personil Polsek Kerambitan saat melakukan pendekatan dan menyelamatkan pemuda yang berniat mengakhiri hidup di atas Jembatan Shortcut Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk.(Istimewa) 

 
Personil Polsek Kerambitan saat melakukan pendekatan dan menyelamatkan pemuda yang berniat mengakhiri hidup di atas Jembatan Shortcut Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk.(Istimewa)  

Radarbadung.jawapos.com– Aksi nekat seorang pemuda yang berniat mengakhiri hidupnya berhasil digagalkan oleh jajaran Polsek Kerambitan.

Kejadian berlangsung di atas Jembatan Shortcut, wilayah Banjar Dinas Penyalin, Desa Samsam, Senin (11/5) sekitar pukul 13.30 WITA. 

Kapolsek Kerambitan, Kompol I Kadek Ardika, menjelaskan pihaknya menerima laporan darurat melalui Call Center 110.

Tiga personil yang sedang bertugas segera diterjunkan ke lokasi dan menemukan pelaku bernama I Dewa Kadek Arisantika, warga asal Sepang Kelod, Busungbiu, Buleleng, sedang duduk di atas pembatas jembatan dengan kondisi menangis dan terlihat sangat tertekan.

Sebuah sepeda motor Honda Scoopy bernopol DK 5031 GJ terlihat terparkir tak jauh dari lokasi.

Melihat kondisi korban yang tampak frustrasi, petugas tidak langsung bertindak represif.

Sebaliknya, mereka melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis untuk membuka komunikasi.

Berkat kesabaran petugas, pemuda tersebut akhirnya luluh dan bersedia turun dari tempat berbahaya itu.

“Setelah dibawa ke kantor polisi, ia mulai tenang dan menceritakan bahwa perbuatannya itu dilatarbelakangi oleh masalah pribadi yang sedang dihadapi,” ungkap Ardika.

Usai mendapatkan pendampingan dan penenangan, pemuda tersebut kemudian diserahkan kembali kepada keluarganya.

Pihak kepolisian juga menyarankan agar keluarga memberikan perhatian lebih, melakukan pengawasan ketat, serta mempertimbangkan pendampingan psikologis agar hal serupa tidak terulang di masa mendatang.***

Editor : Donny Tabelak
#tabanan #buleleng #pemuda depresi #bunuh diri #kerambitan