Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Jelang Idul Adha, Pemerintah Pastikan Pasokan Pangan Bali Aman dan Harga Terkendali

I Wayan Widyantara • Jumat, 15 Mei 2026 | 18:46 WIB
Tim Satgas Siber Pelanggaran Pangan melakukan pemantauan stok dan harga bahan pangan di Pasar Badung, Denpasar, Kamis (14/5) kemarin. (Foto Polda Bali)
Tim Satgas Siber Pelanggaran Pangan melakukan pemantauan stok dan harga bahan pangan di Pasar Badung, Denpasar, Kamis (14/5) kemarin. (Foto Polda Bali)
 
Radarbadung.jawapos.com– Menyambut Hari Besar Keagamaan Idul Adha 2026, pemerintah memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan di seluruh wilayah Provinsi Bali dalam kondisi aman dan mencukupi.
 
Langkah pengawasan ketat pun dilakukan guna menjaga stabilitas harga sekaligus mengantisipasi potensi gangguan distribusi atau praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.
 
Sebagai bentuk langkah nyata, Tim Posko Satuan Tugas (Satgas) Siber Pelanggaran Pangan turun langsung memantau kondisi di pusat-pusat perdagangan, di antaranya Pasar Badung dan pusat perbelanjaan Tiara Dewata, Kamis (14/5).
 
Fokus utama pemeriksaan ini adalah memantau ketersediaan stok serta perkembangan harga komoditas strategis yang permintaannya biasanya meningkat tajam menjelang hari raya.
 
Sejumlah kebutuhan pokok menjadi sorotan tim, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, hingga bumbu dapur seperti cabai dan bawang. Pemeriksaan dilakukan melalui dialog langsung dengan para pedagang dan distributor guna memastikan alur distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.
 
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi yang menggembirakan.
 
Stok bahan pangan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik pada masa menjelang, saat, maupun sesudah perayaan Idul Adha.
 
Selain aman dari sisi jumlah, harga-harga kebutuhan pokok juga terpantau relatif stabil dan masih berada dalam kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
 
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astaea, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pengawasan ini dilakukan agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga yang tidak wajar.
 
Pemerintah terus berupaya menyeimbangkan pasokan dan permintaan agar kondisi pasar tetap kondusif.
 
“Kami pastikan stok aman dan distribusi berjalan baik. Pemantauan rutin terus dilakukan agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau selama momentum Idul Adha,” ujarnya di sela kegiatan.
 
Sinergi lintas sektor juga diperkuat dengan kehadiran perwakilan dari Bareskrim Polri, Kombes Pol. Lambe P. Birana.
 
Keikutsertaan aparat kepolisian ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan pangan nasional, serta mengantisipasi potensi pelanggaran seperti penimbunan barang, pemalsuan produk, hingga rekayasa harga.
 
Satgas Siber Pelanggaran Pangan mengingatkan seluruh pelaku usaha untuk mematuhi aturan perdagangan yang berlaku.
 
Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala, baik di pasar tradisional maupun pusat distribusi modern, untuk memastikan rantai pasok tetap terkendali.
 
Pemerintah berharap kondisi aman dan stabil ini dapat terjaga hingga masa perayaan usai, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal tanpa tekanan harga yang merugikan.***
Editor : Donny Tabelak
#satgas pangan #pasar badung #bareskrim polri #polda bali #harga bahan pokok