Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Isi Hari Suci Purnama dengan Berbagi: Pegawai RSUP Prof. Ngoerah Gagas Aksi 'Mepupur' Bantu Pasien

Maulana Sandijaya • Minggu, 17 Mei 2026 | 10:06 WIB
Petugas RSUP Prof. Ngoerah sedang menyerahkan bantuan kepada salah satu pasien, sebagai wujud kepedulian melalui gerakan sosial yang diinisiasi pegawai rumah sakit. (Istimewa) 
 
Petugas RSUP Prof. Ngoerah sedang menyerahkan bantuan kepada salah satu pasien, sebagai wujud kepedulian melalui gerakan sosial yang diinisiasi pegawai rumah sakit. (Istimewa)   

Radarbadung.jawapos.com– Menjadikan hari suci bulan purnama bukan hanya momen beribadah, tetapi juga waktu untuk menebar kebaikan.

Sejumlah pegawai RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menginisiasi sebuah program berbagi bernama Mepunia Pas Purnama atau akrab disebut Mepupur.

Kegiatan sosial ini telah berjalan selama dua tahun terakhir, menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok hingga makanan bergizi bagi pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan.

Program ini sejalan dengan semangat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
 
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian sekaligus Ketua Suka Duka RSUP Prof. Ngoerah, Ken Wirianti, menjelaskan, ide mulia ini berawal dari obrolan sederhana antarpegawai.

Mereka merasa tergerak untuk meringankan beban pasien maupun keluarga yang sedang merawat kerabatnya di rumah sakit.

Dari obrolan itulah, tumbuh niat untuk mengumpulkan sumbangan sukarela guna membeli makanan maupun kebutuhan dasar lainnya seperti popok, tisu basah, dan air mineral, khususnya bagi pasien yang terlantar.
 
"Kami ingin mengisi hari Purnama tidak saja dengan sembahyang, tetapi sekaligus memberikan bantuan atau mepunia bagi pasien atau keluarga pasien yang membutuhkan. Karena itu, kami namai gerakan ini Mepupur (Mepunia Pas Purnama)," ungkap Ken, menjelaskan alasan pemilihan nama dan waktu pelaksanaan kegiatan.
 
Sesuai namanya, penyaluran bantuan dilakukan tepat pada hari Rahina Purnama, momen yang dianggap baik dan suci dalam tradisi masyarakat Bali.

Sasaran utama bantuan ini adalah keluarga penunggu pasien kelas III serta pasien terlantar yang tidak memiliki keluarga.

Dana bantuan dikumpulkan dari sumbangan sukarela pegawai rumah sakit dan masyarakat umum yang ingin berbagi kebahagiaan.
 
Dalam kegiatan ini, tim Mepupur membagikan paket makan siang bergizi layaknya program MBG, dengan estimasi biaya sumbangan atau punia minimal sebesar Rp15.000 per paket.

Nominal tersebut dianggap cukup untuk menyediakan satu porsi makanan lengkap bagi satu orang penerima manfaat.

Dukungan tidak hanya datang dari kalangan internal rumah sakit, tetapi juga dari pihak luar, salah satunya adalah pengusaha terkenal Ajik Krisna, pemilik Krisna Oleh-oleh.
 
Secara rutin setiap bulan, pengumpulan sumbangan dilakukan beberapa hari sebelum hari Purnama, agar pembagian bantuan dan makanan bisa terlaksana tepat waktu.

Dalam satu kali kegiatan, rata-rata tim Mepupur menyalurkan sekitar 200 hingga 300 paket makanan.

Selain makanan, bantuan perlengkapan kebersihan seperti popok dan tisu juga disiapkan khusus bagi pasien yang terlantar.
 
Bagi masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dan menyalurkan tali kasih melalui kegiatan sosial ini, sumbangan dapat dikirimkan melalui transfer ke rekening BPD Bali atas nama Mepupur dengan nomor rekening 0110202591851.***

Editor : Donny Tabelak
#pasien #presiden prabowo subianto #Mbg #RS Ngoerah Denpasar #purnama