Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Tragis! Pedagang Asongan Gilimanuk Tewas Terjepit Truk di Dalam Kapal Feri

Muhammad Basir • Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:15 WIB
Seorang pedagang asongan bernama Yanti, 33, warga Gilimanuk, meninggal dunia setelah terjepit truk tronton boks saat berada di atas kapal feri KMP Tunu Pratama Jaya 5888 di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (21/5) pagi. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas II Melaya, namun nyawanya tidak tertolong. (Foto Polsek Gilimanuk) 
Seorang pedagang asongan bernama Yanti, 33, warga Gilimanuk, meninggal dunia setelah terjepit truk tronton boks saat berada di atas kapal feri KMP Tunu Pratama Jaya 5888 di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (21/5) pagi. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas II Melaya, namun nyawanya tidak tertolong. (Foto Polsek Gilimanuk) 

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah kecelakaan berakibat fatal terjadi di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Kamis (21/5) pagi.

Seorang pedagang asongan bernama Yanti, 33, warga Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, meninggal dunia setelah tubuhnya terjepit kendaraan truk tronton boks saat berada di dalam kapal feri.

Peristiwa nahas ini berlangsung sekitar pukul 03.20 WITA, saat kapal sedang melakukan proses pemuatan kendaraan sebelum diberangkatkan.

Peristiwa terjadi di atas kapal KMP Tunu Pratama Jaya 5888.

Diduga, korban terjepit di antara badan truk dan bagian lambung kapal, atau di antara kendaraan lain, saat pengemudi sedang mengatur posisi parkir kendaraannya di dalam geladak kapal.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

Menurut keterangan yang diperoleh dari para saksi dan anak buah kapal, korban ditemukan tergeletak di bagian belakang sebelah kanan kendaraan boks, tepat saat kegiatan pemuatan kendaraan masih berlangsung.

“Segera setelah kejadian diketahui, kru kapal, petugas di darat, dan personel keamanan pelabuhan langsung memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke tempat aman,” jelasnya.

Korban kemudian segera dibawa menggunakan kendaraan ambulans menuju Puskesmas II Melaya untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Namun, luka yang dialami korban dinilai sangat parah sehingga nyawanya tidak dapat tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Sekitar pukul 05.15 WITA, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang guna disemayamkan.

Selama proses penanganan insiden berlangsung, situasi di kawasan pelabuhan tetap terpantau aman dan kondusif tanpa ada gangguan lebih lanjut.

Pihak pengelola kapal memutuskan agar kegiatan operasional tidak terganggu, sehingga kapal KMP Tunu Pratama Jaya 5888 tetap diberangkatkan menuju pelabuhan tujuan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Sementara itu, pengemudi truk boks bernomor polisi W 8653 UV yang terlibat dalam insiden telah diamankan dan dibawa ke Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan secara mendalam dan intensif untuk mengungkap secara jelas kronologi peristiwa serta penyebab pasti terjadinya kecelakaan maut ini,” terang Kapolsek.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan, pekerja, maupun para pedagang yang beraktivitas di kawasan pelabuhan dan di dalam kapal, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan diri serta mematuhi seluruh aturan dan prosedur keselamatan kerja, khususnya saat proses bongkar muat kendaraan sedang berlangsung.

Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.***

Editor : Donny Tabelak
#pelabuhan gilimanuk #pedagang #kapal #kecelakaan