Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Tali Pengaman Putus, Pekerja Terjatuh dari Pohon Enau Setinggi 12 Meter di Ubud

Ida Bagus Indra Prasetia • Minggu, 24 Mei 2026 | 09:16 WIB
Korban yang mengalami cedera parah terlihat digotong oleh petugas dan warga setempat, usai terjatuh dari ketinggian 12 meter saat bekerja memanen air nira di Desa Kedewatan, Ubud.(Foto BPBD Gianyar) 
Korban yang mengalami cedera parah terlihat digotong oleh petugas dan warga setempat, usai terjatuh dari ketinggian 12 meter saat bekerja memanen air nira di Desa Kedewatan, Ubud.(Foto BPBD Gianyar) 

Radarbadung.jawapos.com– Nasib nahas dialami seorang pekerja bernama I Gede Rupada, 28, warga Banjar Bingin, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

Ia terjatuh dari ketinggian sekitar 12 meter saat sedang memanen air nira di kebun milik warga bernama Made Naru yang berlokasi di Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Sabtu (23/5) sekitar pukul 12.30 WITA.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami cedera parah berupa patah tulang belakang dan tidak dapat bergerak sama sekali.

Kejadian bermula saat korban memanjat pohon enau seorang diri untuk mengambil hasil sadapan air nira.

Saat berada di bagian atas pohon, tali pengaman yang melingkar di pinggangnya tiba-tiba putus.

Kejadian ini membuat korban langsung kehilangan keseimbangan dan jatuh bebas ke permukaan tanah dari ketinggian 12 meter.

Karena lokasi kebun berada cukup jauh dari permukiman warga, tidak ada orang yang langsung mengetahui peristiwa tersebut.

Sekitar pukul 13.00 WITA, seorang warga bernama I Wayan Sudiarsa, 30, yang kebetulan melintas di sekitar lokasi mendengar suara teriakan minta tolong.

Setelah mencari sumber suara, ia menemukan korban tergeletak di tanah dalam keadaan merintih kesakitan dan tidak mampu menggerakkan tubuhnya.

Saksi kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan, Aiptu I Nyoman Sutama.

Tak berselang lama, aparat setempat menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) segera setelah menerima laporan kejadian.

“Kami mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas bahwa ada pekerja petani nira terjatuh dari pohon setinggi sekitar 12 meter. Tanpa menunggu lama, kami langsung menggerakkan anggota TRC untuk melakukan evakuasi bersama rekan-rekan dari Palang Merah Indonesia dan juga menyiapkan kendaraan ambulans,” ujarnya.

Dijelaskan pula, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan personel BPBD, PMI, serta bantuan warga sekitar.

Korban dipindahkan menggunakan tandu dari lokasi kejadian hingga sampai ke tempat ambulans terparkir.

“Setelah proses evakuasi selesai, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Mengingat lokasi kejadian berdekatan dengan wilayah Badung Utara, korban akhirnya dibawa dan dirawat di Rumah Sakit Windu Usada,” tambah Dibya.

Sampai berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit guna menangani cedera parah yang dialaminya akibat benturan keras saat terjatuh.***

Editor : Donny Tabelak
#jatuh ke jurang #ubud #buleleng #badung #bpbd gianyar