Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

WNA Jerman Tewas di Kamar Mandi Sanur, Diduga Tersengat Listrik dari Alat Pemanas Air

I Wayan Widyantara • Selasa, 26 Mei 2026 | 17:14 WIB
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya WNA asal Jerman yang diduga meninggal akibat tersengat listrik dari water heater di kawasan Sanur, Denpasar Selatan. (Foto Adrian Suwanto)
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya WNA asal Jerman yang diduga meninggal akibat tersengat listrik dari water heater di kawasan Sanur, Denpasar Selatan, kemarin. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com– Seorang warga negara asing asal Jerman berinisial PP, 53, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumah tempat tinggalnya di Jalan Kutat Lestari Gang Pelanggi Nomor 14, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (25/5) sore.

Korban diduga tewas setelah tersengat arus listrik dari alat pemanas air atau water heater yang mengalami gangguan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WITA. Korban ditemukan oleh istrinya, seorang warga negara Thailand berinisial YP, 54.

Sebelumnya, keduanya mandi secara terpisah di kamar mandi yang berbeda. Sekitar pukul 17.40 WITA, sang istri sudah selesai mandi dan merasa curiga karena suaminya tak kunjung keluar.

Saat dicek ke dalam kamar mandi, korban terlihat terbaring dalam posisi seperti bersujud dan sudah tak bergerak sama sekali.

Karena panik, istri korban segera keluar meminta bantuan warga sekitar.

Sejumlah warga yang datang berusaha mengevakuasi tubuh korban, dan saat itulah salah satu warga sempat merasakan sengatan listrik saat memegang selang pancuran air di dalam kamar mandi tersebut.

Petugas kepolisian segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan awal, tim identifikasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun ditemukan bekas luka bakar di bagian punggung, serta sisa kulit tubuh korban yang menempel pada selang pancuran air.

Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa kematian korban akibat sengatan listrik.

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan dugaan sementara kematian disebabkan korsleting listrik pada alat pemanas air.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ada tanda kekerasan. Ada luka bakar di tubuh dan bekas kulit menempel di selang, sehingga kami kuat menduga korban meninggal karena tersengat listrik,” jelasnya, Selasa (26/5).

Tubuh korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis, namun pihak medis memastikan nyawa korban tak bisa lagi diselamatkan.

Saat ini penyelidikan masih berjalan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya korsleting pada instalasi dan peralatan listrik di lokasi.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih teliti dan rutin memeriksa kondisi instalasi serta peralatan listrik, terutama yang dipasang di area kamar mandi, demi mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.***

Editor : Donny Tabelak
#polresta denpasar #tersengat listrik #WNA Jerman #Polsek Denpasar Selatan