Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Revitalisasi Terminal Pesiapan Dimulai, Didesain Jadi Pusat Transportasi Sekaligus Pasar Rakyat

Juliadi Radar Bali • Selasa, 2 Juni 2026 | 08:08 WIB
Rancangan desain penataan Terminal Pesiapan di Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan memulai revitalisasi kawasan ini pada Juni 2026.(Foto Juliadi)
Rancangan desain penataan Terminal Pesiapan di Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan memulai revitalisasi kawasan ini pada Juni 2026.(Foto Juliadi)

Radarbadung.jawapos.com– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabanan resmi memulai pekerjaan penataan dan revitalisasi kawasan Terminal Pesiapan yang terletak di Dauh Pala, Desa Dauh Peken, pada Senin (1/6).

Tahap awal ditandai dengan kedatangan alat berat untuk membongkar bangunan di sisi barat kawasan tersebut. 

Pembongkaran ini merupakan bagian dari proyek penataan terpadu yang bertujuan memulihkan fungsi utama terminal sekaligus mengembangkan kawasan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Proyek ini dilaksanakan di atas lahan seluas sekitar 1,5 hektare.
 
Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gde Made Partana, membenarkan bahwa pekerjaan telah resmi dimulai.

Menurut konsep yang telah disusun, fungsi sebagai terminal penumpang tetap dipertahankan dan ditempatkan di bagian depan kawasan.

Sementara sisi barat yang kini mulai dibongkar nantinya akan diisi dengan deretan kios untuk pasar penghobi.
 
“Pada tahap awal ini kami mulai dari sisi barat dengan membongkar bangunan yang ada,” jelasnya.
 
Selanjutnya, bagian tengah kawasan akan dirancang sebagai los terbuka untuk pasar rakyat, sedangkan sisi timur diperuntukkan bagi kios permanen pedagang.

Seluruh bangunan direncanakan dibangun berlantai satu agar mudah diakses dan aman digunakan.
 
Untuk membiayai seluruh pekerjaan, Pemerintah Kabupaten Tabanan telah menyiapkan anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan total mencapai Rp29,999 miliar.

Rinciannya: penataan lahan senilai Rp15 miliar, pembangunan Pasar Rakyat Senggol Pesiapan senilai Rp11,784 miliar, serta pembangunan kantor terminal senilai Rp3,215 miliar.

Proyek ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada Desember 2026.
 
“Ke depan, kawasan ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menaikkan dan menurunkan penumpang, tetapi juga berkembang menjadi pusat ekonomi yang tertata rapi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” harap Partana.
 
Sebelum pembangunan dimulai, proses relokasi pedagang telah dilaksanakan sejak 25 Mei lalu.

Sekitar 70 pedagang yang sebelumnya beraktivitas di kawasan tersebut dipindahkan ke dua lokasi sementara.
 
Pedagang lapak dan yang menggunakan kendaraan untuk berdagang dipindahkan ke Jalan Kutilang, bekas kantor Dinas Ketahanan Pangan di Dauh Pala.

Sedangkan pedagang pemilik kios dipindahkan ke kios-kios kosong di Pasar Tuakilang.

Dari jumlah tersebut, tercatat 20 pedagang kios, 26 pedagang berkendaraan, dan 24 pedagang lapak.
 
“Selama proses relokasi berlangsung tidak ditemukan kendala berarti. Bahkan para pedagang telah menyatakan dukungan dan kesepakatan terhadap rencana revitalisasi kawasan ini,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#revitalisasi #terminal pesiapan #pasar rakyat #pemkab tabanan #proyek