Radarbadung.jawapos.com– Memasuki hari keenam operasi pencarian, jasad I Komang S, 12, warga Banjar Dinas Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Tabanan, hingga Selasa (2/6) masih belum ditemukan.
Remaja itu terseret arus laut saat berenang di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, pada Kamis (28/5) lalu.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas Denpasar, BPBD Tabanan, Polres Tabanan, TNI, serta dibantu nelayan dan warga setempat terus berupaya menyisir lokasi.
Area pencarian sudah diperluas, dan tim juga mengerahkan drone serta perahu karet (rubber boat) untuk menjangkau wilayah yang lebih luas di laut maupun sepanjang garis pantai.
Kepala BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, menyampaikan hasil pencarian hingga hari keenam masih nihil.
“Sampai saat ini belum ada petunjuk apapun. Kami terus memperluas jangkauan pencarian,” ujarnya.
Terkait rencana penghentian operasi setelah tujuh hari ke depan, Srinadha Giri menyatakan belum ada kepastian.
Keputusan akan didasarkan pada evaluasi tim serta kondisi alam di lapangan.
“Belum bisa dipastikan. Semua bergantung pada hasil evaluasi tim dan situasi cuaca serta ombak. Kami tetap berharap ada petunjuk agar korban segera ditemukan,” tambahnya.
Ia menambahkan, sejauh ini tidak ada kendala berarti.
Cuaca dan kondisi ombak masih relatif mendukung pelaksanaan operasi.
Peristiwa nahas bermula saat I Komang pergi ke pantai bersama temannya, Restu Muhamad Fadilah, sekitar pukul 15.30 WITA.
Saat keduanya berenang, tiba-tiba tergulung ombak.
Restu berhasil selamat, namun I Komang terseret arus yang cukup deras.
Usaha temannya menarik tangan korban gagal karena kuatnya aliran laut.***
Editor : Donny Tabelak