Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Sopir Kaget Saat Nyalip, Mobil Tabrak Truk di Jalur Utama Buleleng, Satu WNA Luka Ringan

Francelino Junior • Rabu, 3 Juni 2026 | 07:52 WIB
Situasi di lokasi kecelakaan lalu lintas. Insiden dipicu pengemudi yang kaget saat hendak mendahului truk. (Foto Polres Buleleng)
Situasi di lokasi kecelakaan lalu lintas. Insiden dipicu pengemudi yang kaget saat hendak mendahului truk. (Foto Polres Buleleng)

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Singaraja–Seririt, tepatnya di wilayah Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, pada Selasa (2/6) sekitar pukul 12.20 WITA. 

Peristiwa bermula saat pengemudi mobil kaget ketika berusaha mendahului kendaraan di depannya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seorang penumpang mengalami luka ringan.
 
Insiden melibatkan mobil Toyota Avanza bernomor polisi DK 1213 QG yang dikemudikan I Made Mahendra, 56, warga Kuta Selatan, Badung, dan sebuah truk bernomor polisi L 8934 AAA yang dikemudikan Budi Santoso, 44, asal Probolinggo, Jawa Timur.
 
Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, peristiwa berawal ketika truk melaju dari arah Singaraja menuju Seririt, diikuti mobil Avanza di belakangnya.

Kondisi jalan kering namun arus lalu lintas cukup padat.

Saat akan mendahului, tiba-tiba muncul kendaraan dari arah berlawanan.

Pengemudi mobil pun panik dan membanting setir ke kiri, sehingga menabrak bagian samping kanan badan truk.
 
Di dalam mobil tersebut turut berada dua orang penumpang warga negara asing, yakni Constantin Markus Ulrich, 34, asal Jerman dan Sterova, 31, asal Rusia.

Akibat benturan, badan mobil penyok parah dan arus lalu lintas sempat tersendat karena menutupi separuh badan jalan raya penghubung utama ke Gilimanuk itu.
 
“Beruntung tidak ada korban meninggal. Hanya satu penumpang, Sterova, yang mengalami luka lecet di dahi kiri dan sudah ditangani di RSUD Tangguwisia. Pengemudi dan penumpang lain selamat tanpa luka,” jelas Iptu Yohana. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp9 juta.
 
Ia menambahkan, kecelakaan disebabkan kurangnya kehati-hatian pengemudi mobil yang tidak memastikan kondisi jalan aman sebelum menyalip.

“Belum memeriksa arus lalu lintas dari arah berlawanan, lalu kaget saat ada kendaraan datang. Ini menjadi pelajaran bagi pengendara lain,” tegasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#jerman #Singaraja #tabrakan #kecelakaan #wna rusia