Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Lapor Pak! RSUP Prof. Ngoerah Hadirkan Teknologi Canggih, Tingkatkan Keamanan Operasi Bypass Jantung

Marsellus Nabunome Pampur • Minggu, 7 Juni 2026 | 12:31 WIB
Medistim MiraQ Cardiac adalah teknologi mutakhir yang memungkinkan pengukuran dan verifikasi aliran darah secara langsung selama operasi jantung berlangsung. (Foto Marsellus Pampur)
Medistim MiraQ Cardiac adalah teknologi mutakhir yang memungkinkan pengukuran dan verifikasi aliran darah secara langsung selama operasi jantung berlangsung. (Foto Marsellus Pampur)

Radarbadung.jawapos.com– Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Ngoerah (RSUP Sanglah) kini menghadirkan perangkat canggih bernama Medistim MiraQ Cardiac.

Teknologi ini mendukung layanan bedah jantung dan memungkinkan tim medis mengukur serta memverifikasi kelancaran aliran darah secara langsung dan akurat selama proses operasi berlangsung.
 
Direktur RSUP Prof. Ngoerah, I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, menyatakan kehadiran alat ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan ketepatan tindakan operasi Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) atau yang lebih dikenal sebagai operasi bypass jantung koroner.
 
Menurutnya, keberhasilan operasi CABG tidak hanya ditentukan oleh pemasangan jalur baru (graft) saja, melainkan juga memastikan aliran darah melalui jalur tersebut berjalan dengan baik.

“Selama ini, penilaiannya banyak mengandalkan pengalaman dan pandangan mata dokter. Berkat teknologi ini, kita bisa mendapatkan hasil pengukuran yang objektif sebelum operasi selesai,” jelasnya.
 
Medistim MiraQ Cardiac bekerja menggunakan metode pengukuran waktu aliran darah dan pencitraan ultrasonografi untuk menampilkan data secara nyata.

Setiap jalur baru yang dipasang dapat langsung diperiksa fungsinya di ruang operasi.

Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien.
 
“Dalam bedah jantung, ketepatan adalah hal yang sangat menentukan hasil akhir. Alat ini memastikan setiap jalur baru bekerja optimal sebelum operasi selesai. Keputusan medis pun tidak hanya bergantung pada pengalaman, tapi didukung data yang terukur,” ujar Sukadarma pada Jumat (5/6).
 
Adopsi teknologi ini menjadikan RSUP Sanglah sebagai salah satu rumah sakit yang menerapkan sistem verifikasi jalur aliran darah secara langsung saat operasi.

Langkah ini diambil agar layanan kesehatan yang diberikan setara dengan standar rumah sakit rujukan terkemuka, sehingga masyarakat mendapatkan penanganan yang lebih aman dan terpercaya.
 
Sementara itu, Konsultan Bedah Jantung dan Pembuluh Darah RSUP Sanglah, dr. I Komang Adhi Parama Harta Sp.BTKV, menjelaskan alat ini memudahkan tim medis mendeteksi sejak dini jika ada bagian yang belum mengalirkan darah dengan sempurna.

Koreksi dapat segera dilakukan tanpa harus menunggu munculnya gangguan setelah operasi selesai.
 
“Keunggulan utamanya adalah meningkatkan ketepatan tindakan, mengurangi risiko kegagalan fungsi jalur baru, serta memberikan kepastian lebih baik terhadap hasil pengobatan yang diterima pasien,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#operasi jantung #teknologi #RSUP Prof IGNG Ngoerah #jantung