Radarbadung.jawapos.com– Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Bali pada Minggu (7/6).
Dalam rangkaian kegiatannya, ia meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, menegaskan larangan segala bentuk pungutan dan suap dalam penerimaan siswa, serta menekankan bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan.
Usai dari Tabanan, Presiden melanjutkan perjalanan ke Denpasar dan disambut antusias ribuan warga serta pelajar di Lapangan Puputan Margarana Renon, sekaligus membagikan kaos kepada masyarakat.
Kunjungan ke SRMP 17 Tabanan
Sekitar pukul 11.35 Wita, Presiden Prabowo tiba menggunakan helikopter VVIP dan mendarat di Lapangan Chandradimuka Rindam IX/Udayana.
Dari sana, rombongan melanjutkan perjalanan ke SRMP 17 yang berlokasi di Jalan S. Parman, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.
Kedatangannya disambut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, jajaran terkait, serta penampilan Tari Kecak yang dibawakan oleh siswa sekolah.
Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial menjelaskan mekanisme penerimaan siswa yang berbeda dari sekolah umum.
“Kami menerapkan sistem jemput bola, bukan pendaftaran terbuka. Tidak boleh ada titipan, tidak ada pungutan, dan mutlak dilarang praktik suap dalam proses penerimaan,” tegas Gus Ipul.
Saat ini, SRMP 17 telah menampung 74 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan fasilitas lengkap mulai dari asrama, ruang kelas, laboratorium, hingga peralatan pembelajaran.
Pemerintah juga menegaskan kebijakan tanpa toleransi terhadap tindakan kekerasan atau perundungan di lingkungan sekolah.
Ke depannya, sekolah permanen sedang dibangun di Karangasem untuk menampung lebih banyak siswa.
Mendengar laporan tersebut, Presiden Prabowo menyatakan sengaja datang untuk melihat langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat di luar Pulau Jawa.
“Pendidikan adalah kunci. Melalui pendidikan, rakyat bisa hidup lebih layak, berkarya, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para pendidik agar membimbing siswa dengan sungguh-sungguh demi masa depan generasi bangsa.
Disambut Meriah di Lapangan Renon
Setelah bertemu siswa dan orang tua murid, Presiden melanjutkan perjalanan ke Denpasar.
Sekitar pukul 14.30 Wita, helikopter yang membawanya mendarat di kawasan Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon.
Kedatangannya disambut riuh oleh ratusan warga dan pelajar yang telah menunggu sejak siang.
Begitu Presiden turun dan menaiki kendaraan, sorak dukungan menggema. Warga dan siswa kompak meneriakkan “Pak Prabowo” dan “MBG”, merujuk pada program Makan Bergizi Gratis.
Dari atas kendaraan, Presiden melambaikan tangan, menyapa warga, dan membagikan kaos bertuliskan “Rakyat Sejahtera Indonesia Raya” kepada kerumunan yang hadir.
“Saya tidak menyangka bisa bertemu langsung, senang sekali dapat kaos ini,” kata Wati, salah seorang warga yang mendapatkan kaos tersebut.
Warga lain mengaku merasa dekat dengan Presiden dan berharap berbagai program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara nyata.
Pengamanan Berjalan Aman dan Lancar
Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan unsur Polri, TNI, Paspampres, dan instansi terkait.
“Pengamanan disusun terukur agar agenda berjalan lancar sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan situasi keamanan selama kunjungan Presiden terpantau kondusif tanpa kendala berarti.***
Editor : Donny Tabelak