Radarbadung.jawapos.com– Kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Bali pada Minggu (7/6) menyita perhatian publik.
Usai meninjau Sekolah Rakyat di Tabanan, Presiden melanjutkan perjalanan ke Denpasar menggunakan helikopter dan mendarat di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala atau lebih dikenal dengan Lapangan Renon.
Kedatangan tiga helikopter yang membawa rombongan kepresidenan sempat membuat heboh warga sekitar, terutama karena suara mesin dan hembusan angin yang cukup kencang.
Namun, kekhawatiran akan terjadinya kerusakan pada lapangan ternyata tidak terbukti.
Kepala UPTD Museum Perjuangan Rakyat Bali sekaligus penanggung jawab Lapangan Renon, Gede Nova Widiarta, memastikan kondisi lokasi tetap aman dan tidak mengalami kerusakan apa pun setelah digunakan.
“Kondisi lapangan aman dan tidak ada masalah. Bahkan pepohonan serta tanaman di sekitarnya juga tidak terdampak sama sekali,” tegas Nova saat dikonfirmasi pada Senin (8/6).
Ia menjelaskan, sebelum pendaratan dilakukan, pihak pengelola telah lebih dulu berkoordinasi dan menginformasikan kepada seluruh warga yang sedang beraktivitas di lokasi agar mengosongkan area.
Selain itu, keamanan dan kelayakan lahan untuk pendaratan juga sudah diperiksa oleh petugas yang berwenang jauh sebelum helikopter tiba.
“Standar kelayakan lahan untuk pendaratan helikopter sudah diperiksa oleh tim khusus terlebih dahulu, sehingga tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Sebagai informasi, helikopter yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Lapangan Renon sekitar pukul 14.22 Wita, disambut antusias oleh ratusan siswa dan warga yang telah menunggu kedatangannya.***