Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Teknologi AirTag Ungkap Jejak Pencurian Helm di Konser Pantai Mertasari, Polisi Telusuri Pelaku

Andre Sulla • Kamis, 11 Juni 2026 | 07:21 WIB
Polisi lakukan olah TKP di parkiran lokasi konser. (Istimewa)
Polisi lakukan olah TKP di parkiran lokasi konser. (Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Teknologi pelacak digital AirTag membantu mengungkap kasus pencurian helm yang terjadi di area parkir Pantai Mertasari, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, saat berlangsungnya konser musik pada Sabtu malam (6/6).

Korban, MJN, 25, perempuan asal Sumatera Utara, kehilangan helm merek MDS berwarna kuning yang ditinggalkan di atas spion sepeda motornya saat menghadiri konser bersama dua rekannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tiba di lokasi sekitar pukul 21.20 Wita dan memarkir kendaraannya di area parkir Pantai Mertasari.

Seperti kebiasaan banyak pengendara, helm diletakkan di atas spion motor.

Pada helm tersebut terpasang AirTag milik Apple yang berfungsi sebagai alat pelacak.

Sekitar pukul 22.20 Wita, korban menerima notifikasi dari aplikasi Find My yang menunjukkan AirTag bergerak dari lokasi semula.

Awalnya, ia mengira terjadi gangguan sistem sehingga tidak terlalu memperhatikan peringatan tersebut.

Namun sekitar 20 menit kemudian, saat kembali memeriksa aplikasi, korban terkejut karena titik lokasi AirTag telah berpindah cukup jauh dari area parkir.

Merasa ada yang tidak beres, ia segera menuju lokasi kendaraannya untuk memastikan kondisi helm.

Kecurigaan korban terbukti. Helm berwarna kuning yang sebelumnya berada di atas spion motor sudah tidak ditemukan.

Korban kemudian menanyakan keberadaan helm tersebut kepada petugas parkir, namun tidak ada yang mengetahui siapa yang mengambilnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit helm MDS senilai Rp300 ribu dan satu unit AirTag Apple senilai Rp450 ribu.

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp750 ribu.

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut.

Kasus kini ditangani Polsek Denpasar Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dalam proses penyelidikan, polisi menduga adanya keterlibatan seorang pria berinisial PJ, 43, asal Madura, yang diduga berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

"Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku utama pencurian serta menelusuri keberadaan helm yang hilang," ujar Adi Saputra.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengamanan, terutama saat menghadiri kegiatan yang melibatkan banyak pengunjung.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan tidak hanya mengincar kendaraan bermotor, tetapi juga aksesori yang memiliki nilai jual.

Beruntung, AirTag yang terpasang pada helm korban memberikan petunjuk penting bagi penyidik dalam menelusuri jejak pelaku.***

Editor : Donny Tabelak
#pantai mertasari #pencurian helm #sanur #Polsek Denpasar Selatan