Radarbadung.jawapos.com– Seorang pria berinisial EN ditemukan meninggal dunia diduga setelah menenggak
cairan kimia jenis nitrat atau disebut potas di rumahnya.
Kejadiannya berlangsung di Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Kecamatan/Kabupaten Jembrana, Selasa (9/6) malam.
Peristiwa ini terjadi di hadapan istri dan anak-anak korban.
Kapolsek Kota Jembrana Ipda I Ngurah Made Agus Dwi Widiatmika Putra menjelaskan, kejadian bermula
sekitar pukul 20.00 Wita saat korban terlibat cekcok rumah tangga dengan istrinya, IWS.
Usai pertengkaran, korban keluar rumah dalam kondisi emosi.
Sekira pukul 20.15 Wita, korban sempat mendatangi rumah orang tuanya di Jalan Jenderal Sudirman.
Kepada saksi pertama, korban menyampaikan hendak mengambil tembaga untuk campuran emas.
Namun, saksi tidak mengetahui bahwa cairan yang diambil korban adalah potas, bahan kimia keras yang digunakan dalam proses penyepuhan atau pemurnian emas.
Korban kemudian kembali ke rumah dengan membawa gelas plastik berisi cairan tersebut.
”Sesampainya di rumah, korban langsung meminum cairan diduga potas di depan istri dan anak-anaknya. Keluarga tidak sempat mencegah,” ujar Kapolsek.
Tak berselang lama, korban pingsan. Anak korban kemudian keluar rumah meminta pertolongan tetangga.
Saksi kedua yang datang melihat korban sudah tidak sadarkan diri, lalu sekitar pukul 20.30 Wita korban dibawa ke RSU Bunda Jembrana untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.05 Wita.
Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan korban sudah meninggal saat dilakukan penanganan.
Dari hasil pendalaman kepolisian, motif sementara diduga korban nekat mengakhiri hidup dengan meminum cairan kimia akibat permasalahan rumah tangga yang kerap memicu cekcok dengan istrinya.***
Editor : Donny Tabelak