Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kantongi Lebih Dari 200 Dukungan, Ariel Suardana Siap Bawa Perubahan di Peradi SAI dan Lawan Mafia Peradilan

Andre Sulla • Jumat, 12 Juni 2026 | 16:42 WIB
I Made “Ariel” Suardana (berjas hitam) bersama belasan advokat saat deklarasi pencalonan Ketua DPC Peradi SAI Denpasar periode 2026–2030, Jumat (12/6) siang. (Foto Andre Sula)
I Made “Ariel” Suardana (berjas hitam) bersama belasan advokat saat deklarasi pencalonan Ketua DPC Peradi SAI Denpasar periode 2026–2030, Jumat (12/6) siang. (Foto Andre Sula)

Radarbadung.jawapos.com— Kontestasi pemilihan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) Kota Denpasar periode 2026–2030 mulai memanas.

Nama advokat senior I Made “Ariel” Suardana muncul sebagai salah satu kandidat kuat setelah berhasil mengantongi dukungan dari 212 anggota.

Dukungan itu dikukuhkan secara resmi saat Ariel mendaftarkan diri pada rangkaian kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) II Peradi SAI Denpasar, Jumat (12/6) pukul 12.12 Wita.
 
Ratusan lembar formulir dukungan beserta salinan kartu tanda anggota diserahkan secara lengkap oleh tim pendukung bernama Solidaritas Advokat Untuk Perubahan (SAUP) kepada panitia penyelenggara.
 
Kemunculan Ariel dalam bursa pemilihan ini sempat mengejutkan banyak pihak.

Pasalnya, sosok yang akrab disapa IMAS itu selama ini lebih dikenal aktif mengawal isu-isu publik, penegakan hukum, serta kegiatan sosial kemasyarakatan, ketimbang terlibat dalam perebutan jabatan di lingkungan organisasi profesi.
 
Ketua Tim SAUP, I Made Somya Putra, menjelaskan dukungan yang mengalir itu lahir dari aspirasi akar rumput yang menginginkan pemimpin berintegritas dan berani memperjuangkan keadilan.

“Organisasi ini membutuhkan figur yang rekam jejaknya sudah terbukti jelas dan konsisten dalam menjunjung tinggi hukum,” ujarnya.
 
Hal senada disampaikan Koordinator SAUP, I Made Kadek Artha.

Menurutnya, pencalonan Ariel bermula dari keresahan banyak rekan advokat yang ingin organisasi menjadi lebih solid, progresif, dan tangguh menghadapi tantangan profesi.

Ariel dinilai memiliki pengalaman panjang serta kemampuan memimpin yang mumpuni untuk membawa perubahan nyata.
 
Sementara itu, Ariel sendiri mengaku awalnya tidak memiliki niat untuk maju dalam kontestasi ini.

Namun, dorongan yang begitu kuat dari rekan-rekan sejawat akhirnya membuatnya bersedia memikul tanggung jawab tersebut.
 
Dalam kesempatan itu, Ariel memaparkan sembilan program prioritas yang akan dijalankan jika ia dipercaya memimpin.

Program itu meliputi pendirian sekretariat tetap yang independen, penguatan sistem komunikasi organisasi hingga ke tingkat paling bawah, serta pembentukan wadah pembinaan bagi advokat muda sebagai ruang kaderisasi.
 
Selain itu, ia juga berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan profesi, memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan dan aparat penegak hukum, serta memberikan perlindungan hukum maksimal bagi anggota yang menghadapi kesulitan saat menjalankan tugas.
 
Sikap paling tegas ditunjukkan dalam janjinya untuk membentuk kekuatan bersama guna memerangi praktik mafia peradilan.

“Kami harus menjadi garda terdepan menjaga marwah hukum dan tidak boleh tunduk pada praktik-praktik menyimpang yang merusak sistem peradilan,” tegas Ariel didampingi sejumlah pendukung.
 
Muscab II Peradi SAI Denpasar dijadwalkan berlangsung pada 3 Juli 2026 mendatang.

Dari sekitar 500 anggota terdaftar, diperkirakan sebanyak 450 orang memiliki hak suara untuk memilih ketua baru yang akan memimpin organisasi ini selama empat tahun ke depan.***

Editor : Donny Tabelak
#peradi sai #mafia Peradilan #advokat #Ariel Suardana