Dana Akan Digunakan untuk Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Masyarakat
Radarbadung.jawapos.com— Untuk mengatasi keterbatasan anggaran fiskal, Pemerintah Kabupaten Karangasem menjajaki pengajuan pinjaman daerah ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), lembaga pembiayaan milik negara yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan.
Penjajakan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata beserta jajarannya dalam pertemuan di Jakarta pada Rabu (10/6).
Pembahasan dalam pertemuan tersebut difokuskan pada rencana pinjaman daerah yang nantinya akan digunakan untuk mendanai program-program prioritas pembangunan.
“Langkah ini diambil sebagai solusi yang logis dan terukur mengingat ruang fiskal daerah saat ini terbatas,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Par, Kamis (11/6).
Menurut Gus Par, peminjaman ke lembaga ini merupakan alternatif yang sah dan sesuai ketentuan hukum.
Dana yang didapat nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan yang bersifat mendesak dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama untuk peningkatan fasilitas kesehatan serta infrastruktur vital.
“Kami harus realistis melihat kondisi keuangan daerah yang diproyeksikan masih minim untuk tahun 2027. Namun di sisi lain, upaya meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan warga tidak boleh terhenti,” jelasnya.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas secara mendalam berbagai aspek teknis, mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis, alur proses pengajuan pinjaman reguler, hingga simulasi skema pengembalian agar tetap aman dan tidak membebani keuangan daerah di masa mendatang.
Langkah ini mendapatkan dukungan dari Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika yang turut mendampingi dalam pertemuan tersebut.
Ia menegaskan dukungannya selama prosesnya dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami hadir sejak awal untuk memastikan segala proses berjalan taat asas, demi kepentingan terbaik bagi Kabupaten Karangasem,” tegasnya.
Pemkab Karangasem berkomitmen untuk segera melengkapi seluruh dokumen dan persyaratan yang diminta.
Diharapkan seluruh mekanisme dapat dipenuhi tepat waktu, sehingga rencana pinjaman ini dapat segera terealisasi dan mendorong percepatan pembangunan di Karangasem ke depan.***
Editor : Donny Tabelak